GELUMPAI.ID — Jack Doohan terlihat mendapat dukungan dari ayahnya, Mick Doohan, usai gagal finis di Grand Prix Miami. Balapan ini bisa jadi penutup kariernya di F1 bersama Alpine.
Alpine dikabarkan akan mengganti Doohan untuk Grand Prix Emilia-Romagna. Franco Colapinto diperkirakan mengambil alih kursinya.
Doohan mengalami tabrakan dengan Liam Lawson di lap pertama. Insiden ini mengakhiri balapannya lebih awal.
Sebelum balapan, Doohan tampil menjanjikan. Ia mengungguli Pierre Gasly di sesi kualifikasi.
Ted Kravitz dari Sky Sports F1 mengomentari nasib Doohan. “Jack sangat kecewa karena hanya bertahan setengah lap,” katanya.
Menurut laporan dari CRASH, Doohan terlihat bersama ayahnya di paddock. “Posisinya di tim sudah rapuh,” ujar Kravitz.
Kravitz menyebut ancaman Colapinto sempat mereda. Namun, Doohan gagal memanfaatkan peluang meraih poin.
Gasly juga tak mencetak poin di Miami. Ia memulai balapan dari pit lane.
Doohan memberi dampak positif di Alpine. Pengaturan mobilnya menjadi acuan Gasly.
“Gasly mengubah suspensi mengikuti pengaturan Doohan,” kata Kravitz. “Itu arah yang lebih baik.”
Gasly tersingkir di Q1 selama kualifikasi. Ia lalu menyesuaikan mobilnya seperti milik Doohan.
“Doohan melakukan perubahan pengaturan yang bagus,” ujar Kravitz. “Itu optimalkan mobil.”
Colapinto diharapkan bergabung dengan Gasly hingga akhir musim 2025. Keputusan ini masih menunggu konfirmasi resmi.
Doohan membutuhkan poin untuk mempertahankan posisinya. Namun, Miami menjadi akhir pekan yang sulit baginya.
Alpine terus mengevaluasi performa pembalapnya. Pergantian ini jadi sorotan jelang Imola.

