GELUMPAI.ID — Jack Doohan kembali jadi sorotan usai gagal finis di Miami Grand Prix. Spekulasi soal masa depannya di Formula 1 menguat.
Doohan tersingkir di lap pertama Miami. Ia bertabrakan dengan Liam Lawson dari Racing Bulls.
Sebelumnya, Doohan tampil menjanjikan. Ia mengungguli rekan setim Alpine, Pierre Gasly, di sesi kualifikasi.
Namun, insiden itu menambah daftar kesalahannya musim ini. Tekanan terhadap posisinya kian meningkat.
Alpine dikabarkan mempertimbangkan Franco Col Quipto sebagai pengganti. Pergantian bisa terjadi di Emilia Romagna Grand Prix.
Colapinto menjadi test driver Alpine sejak awal 2025. Spekulasi soal Doohan sudah muncul sejak saat itu.
Bahkan, ada keraguan apakah Doohan akan bertahan di awal musim. Ancaman dari Colapinto terus membayangi.
Menurut laporan dari Crash, Doohan tetap optimistis. Ia fokus mempersiapkan balapan berikutnya.
“Senang bisa mengungguli rekan setim di kualifikasi,” kata Doohan. “Kami bawa semangat ini ke Imola.”
Doohan berencana bekerja di simulator Alpine. Ia ingin memperbaiki performa mobil.
“Ini waktu yang tepat untuk reset,” ujarnya. “Saya langsung fokus ke balapan berikutnya.”
Bos Alpine, Oliver Oakes, menyebut rumor itu hanya kebisingan. Ia menepis spekulasi pergantian pembalap.
“Saya lihat komentar sponsor Colapinto dari Argentina,” kata Oakes. “Itu cuma pandangan mereka.”
Oakes menegaskan Doohan tetap pembalap utama. Ia bersama Gasly masih menjadi andalan tim.
“Jack harus terus bekerja keras,” tegasnya. “Spekulasi itu wajar, tapi tak mengubah rencana.”
Komentar soal Colapinto muncul dari Horacio Marin. CEO YPF, sponsor Colapinto, yakin ia akan balapan di Imola.
Alpine terus mengevaluasi performa pembalapnya. Namun, Oakes memastikan Doohan masih dipercaya.
Doohan perlu bangkit di balapan berikutnya. Konsistensi jadi kunci mempertahankan posisinya.

