GELUMPAI.ID – Penyerang veteran Jamie Vardy telah memutuskan bahwa pertandingan kandang melawan Ipswich Town pada hari Minggu mendatang akan menjadi penampilan terakhirnya bersama Leicester City. Keputusan ini diambil agar ia dapat mengakhiri kariernya di depan para suporter setia di King Power Stadium, alih-alih pada laga tandang terakhir musim ini melawan Bournemouth.
Klub berjuluk The Foxes telah mengumumkan bahwa pertandingan ke-500 Vardy untuk Leicester, saat menjamu Ipswich yang sudah dipastikan terdegradasi, akan menjadi laga perpisahannya. Ia juga akan berusaha untuk mencetak gol ke-200 bagi Leicester dalam laga emosional tersebut.
Bulan lalu, kabar mengenai kepergian Vardy di akhir kontraknya setelah 13 tahun mengabdi untuk klub telah diumumkan. Leicester berencana untuk merayakan warisannya yang gemilang – termasuk meraih gelar Liga Primer Inggris dan Piala FA bersama – dan telah meminta para penggemar untuk datang lebih awal dan tetap berada di stadion lebih lama untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan pemain internasional Inggris tersebut.
Keputusan untuk memberikan Vardy perpisahan di kandang sendiri ini berarti ia tidak akan bermain dalam pertandingan terakhir musim ini melawan Bournemouth pada 25 Mei mendatang.
Vardy bergabung dengan Leicester dari klub non-liga Fleetwood Town pada tahun 2012 dengan biaya transfer 1 juta poundsterling dan kini menjadi pencetak gol terbanyak Leicester di Liga Primer Inggris dengan 144 gol. Secara keseluruhan, ia telah mencetak 199 gol dalam 499 penampilannya di semua kompetisi.
Ia mencetak 24 gol dalam kampanye Liga Primer Inggris yang luar biasa dan bersejarah pada musim 2015-2016, serta membantu Leicester mencapai perempat final Liga Champions pada musim berikutnya. Vardy juga menjadi bagian penting saat Leicester menjuarai Piala FA pada tahun 2021, mengalahkan Chelsea untuk meraih trofi tersebut pertama kalinya dalam sejarah klub.
Pemain berusia 38 tahun itu telah mencetak sembilan gol musim ini, namun sayangnya, ia tidak mampu mencegah Leicester terdegradasi kembali ke Championship. Laga melawan Ipswich akan menjadi kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk memberikan apresiasi kepada salah satu legenda terbesar klub.

