Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Janji Lamine Yamal Usai Barcelona Tersingkir di Liga Champions

Janji Lamine Yamal Usai Barcelona Tersingkir di Liga Champions

Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan pesan penuh semangat kepada para suporter. (cr/FC Barcelona)

GELUMPAI.ID – Mimpi FC Barcelona untuk tampil di final Liga Champions pupus setelah takluk 3-4 dari Inter Milan dalam laga sengit di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (7/5/2025) dini hari WIB. Sempat tertinggal 0-2, Blaugrana menunjukkan semangat pantang menyerah dan berhasil membalikkan kedudukan. Sayang, gol di masa tambahan waktu dan babak perpanjangan waktu memastikan langkah Inter Milan ke partai puncak di Munich.

Pertandingan leg kedua semifinal ini berjalan dengan tempo tinggi dan penuh drama, melanjutkan keseruan yang terjadi pada leg pertama di Montjuïc yang berakhir imbang 3-3. Di hadapan pendukung fanatiknya, Inter Milan mampu unggul dua gol terlebih dahulu. Namun, Barcelona menunjukkan mentalitas baja dan berhasil menyamakan kedudukan, bahkan berbalik unggul di babak kedua.

Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir waktu normal. Inter Milan mampu mencetak gol penyeimbang di penghujung laga, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Di babak inilah, Inter Milan akhirnya memastikan kemenangan dan tiket ke final.

Kegagalan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Barcelona yang juga mengincar gelar LaLiga musim ini. Mimpi untuk meraih treble pun sirna. Meski demikian, ruang ganti Barcelona diyakini tetap solid dan siap fokus untuk meraih gelar juara di kompetisi domestik.

Winger muda Barcelona, Lamine Yamal, melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan pesan penuh semangat kepada para suporter. “Kami telah memberikan segalanya, tahun ini memang belum rezeki, tetapi kami akan kembali, jangan ragu ‘CULERS’. Kami tidak akan berhenti sampai mengembalikan klub ini ke tempat yang seharusnya, di puncak. Saya akan menepati janji saya dan membawanya (trofi Liga Champions) ke Barcelona, kami tidak akan berhenti sampai meraihnya. Tetapi hari Minggu ada final lain dan kita harus bersatu. Visca Barça!” tulis Yamal.

Senada dengan Yamal, bek Barcelona Eric Garcia yang juga mencetak gol dalam laga tersebut, mengungkapkan kekecewaannya namun tetap menunjukkan optimisme. “Tidak ada hiburan. Sepak bola sangat kejam kepada kami. Kami memulai dengan tertinggal 2-0, tetapi karakter tim ini luar biasa,” ujarnya dengan nada sedih.

Bek tangguh Ronald Araujo juga merasakan hal yang sama. “Kami sedih, kami sudah dekat dengan final dan tiket itu lepas dari genggaman kami,” tuturnya. Baik Garcia maupun Araujo kemudian menyerukan semangat untuk pertandingan El Clasico melawan Real Madrid yang akan datang. “Ayo kita hadapi Madrid!” seru keduanya.

Kini, Barcelona harus segera bangkit dari kekecewaan di Eropa dan mengalihkan fokus sepenuhnya ke pertandingan El Clasico yang akan menjadi ujian penting bagi mental dan ambisi mereka di LaLiga. Para pemain dan suporter berharap kekalahan ini tidak akan mempengaruhi performa tim di sisa musim kompetisi.

Laman: 1 2