Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Jelang Lawan Djurgarden, Pelatih Chelsea Ungkap Satu Kekhawatiran Besar

Jelang Lawan Djurgarden, Pelatih Chelsea Ungkap Satu Kekhawatiran Besar

Chelsea berambisi mencetak sejarah di Liga Konferensi Eropa dengan mengincar gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, jelang lawatan ke markas Djurgarden, pelatih Enzo Maresca menyimpan satu kekhawatiran besar terkait kondisi lapangan. (cr/x.com@ChelseaInPhotos)

GELUMPAI.ID – Chelsea berambisi mencetak sejarah di Liga Konferensi Eropa dengan mengincar gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun. Namun, jelang lawatan ke markas Djurgarden, pelatih Enzo Maresca menyimpan satu kekhawatiran besar terkait kondisi lapangan.

Maresca khawatir lapangan sintetis di Stockholm Arena dapat mengganggu upaya Chelsea untuk kembali ke Liga Champions. Ia bahkan mengakui cemas dengan kesejahteraan para pemainnya. Lapangan buatan yang baru dipasang musim panas lalu itu memang tidak populer, bahkan para pemain Djurgarden sendiri tidak menyukainya.

Dengan laga penting melawan juara bertahan Liga Primer Inggris, Liverpool, sudah menanti pada Minggu mendatang dalam upaya Chelsea menembus lima besar, Maresca tak menampik rasa khawatirnya akan potensi cedera yang menimpa para pemain bintangnya.

“Tentu saja, tentu saja. Ini bisa menjadi kekhawatiran. Saya sedikit khawatir tentang itu,” ujar Maresca. “Tetapi kami tidak dalam posisi di mana kami bisa memutuskan untuk menyimpan pemain untuk hari Minggu. Ini adalah semifinal, ini kompetisi Eropa dan kami ingin berada di final.” paparnya.

Chelsea sendiri merupakan favorit kuat untuk mengangkat trofi Liga Konferensi Eropa di Wroclaw pada 28 Mei mendatang, setelah menjalani 12 pertandingan selama sembilan bulan terakhir. Jelang leg pertama semifinal melawan tim kuda hitam asal Swedia ini, Maresca ditanya apakah kegagalan meraih gelar akan menjadi sebuah kegagalan baginya.

“Tentu saja, saya tidak tahu apakah ‘kegagalan’ atau ‘kekecewaan’ adalah kata yang tepat dalam bahasa Inggris, tetapi sekarang kami berada di semifinal, target berikutnya adalah final, dan kemudian jika kami mampu mencapai final, kami akan mengincar gelar,” jawabnya.

“Bagi saya pribadi, ini adalah gelar yang sangat besar, karena kami dapat memberikan klub ini kesempatan untuk menjadi satu-satunya klub di dunia yang memenangkan semua kompetisi Eropa, jadi ini juga merupakan tanggung jawab bagi saya, tanggung jawab bagi para pemain untuk meraihnya.” tegasnya.

Sejak kemenangan 1-0 atas Everton pada Sabtu lalu, Maresca telah menyaksikan ENAM pertandingan penuh Djurgarden untuk memberikan gambaran lengkap kepada para pemainnya tentang apa yang akan mereka hadapi dari 29.000 suporter tuan rumah yang diperkirakan akan memadati stadion. Sementara Swedia menikmati gelombang panas April, Maresca mengurung diri untuk menganalisis lawan yang rekor pembelian termahalnya hanya 4,5 juta poundsterling.

“Secara pribadi, saya telah menonton enam pertandingan – beberapa di Liga Konferensi dan beberapa di liga (Swedia),” ungkapnya.

“Lapangan di sini sedikit berbeda dari yang biasa kami gunakan di setiap pertandingan. Kami ingin mencoba mempersiapkan pertandingan dengan cara terbaik, memikirkan semua detail kecil yang penting ini, tetapi kami tidak akan menggunakannya sebagai alasan.” pungkasnya.

Dengan kekhawatiran akan kondisi lapangan sintetis, Enzo Maresca berharap Chelsea tetap mampu meraih hasil positif di kandang Djurgarden demi menjaga asa meraih gelar juara Liga Konferensi Eropa dan menjaga momentum jelang laga krusial kontra Liverpool.

Laman: 1 2