GELUMPAI.ID – Pernahkah kamu membayangkan bertemu jodoh di pesawat? Ternyata, ini bukan sekadar skenario film romantis. Sebuah studi membuktikan bahwa 1 dari 50 orang benar-benar menemukan pasangan hidupnya saat di udara!
Riset dari HSBC tahun 2018 mengungkapkan bahwa pertemuan manis di pesawat bukan hal yang mustahil. Studi ini melibatkan 2.150 responden dari 141 negara melalui wawancara email. Hasilnya? Sebanyak 43 orang mengaku bertemu “orang yang tepat” saat terbang.
Setiap hari, sekitar 11,9 juta orang bepergian dengan pesawat. Dalam penerbangan rata-rata, setidaknya ada dua pasangan yang bertemu dan jatuh cinta. Bukan cuma itu, 47 persen penumpang mengaku memulai obrolan dengan orang asing di sebelah mereka, dan 12 persen berhasil menjalin pertemanan yang bertahan lama. Bahkan, 13 persen menemukan peluang bisnis baru dari interaksi di udara.
Bukan Selalu Indah, Ada Juga Pengalaman Buruk
Namun, perjalanan udara tidak selalu romantis. Studi tambahan yang dilakukan HSBC terhadap 5.000 orang dari berbagai negara menunjukkan bahwa ada banyak hal yang bisa bikin kesal saat di pesawat.
Sebanyak 65 persen penumpang mengeluhkan anak-anak yang menendang kursi mereka sebagai gangguan utama. Diikuti oleh 59 persen yang terganggu dengan anak-anak yang berteriak atau menangis. Selain itu, 56 persen merasa kesal melihat penumpang bersikap kasar kepada pramugari.
Bau kaki akibat penumpang melepas sepatu juga jadi masalah bagi 45 persen responden, sementara perebutan sandaran tangan dan perilaku mabuk di pesawat mengganggu 44 persen lainnya.
Bahkan, kalau bepergian dengan orang yang dikenal, ada potensi ribut. Studi ini mencatat rata-rata penumpang bisa berdebat 3,1 kali dalam sehari saat melakukan perjalanan udara. Jadi, apakah kamu siap menemukan jodoh di pesawat atau justru lebih waspada dengan drama di udara?
Sumber: Beautynesia

