Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Jonathan Wheatley Siap Hadapi Tantangan Baru di Audi F1

Jonathan Wheatley Siap Hadapi Tantangan Baru di Audi F1

GELUMPAI.ID — Jonathan Wheatley, yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim Red Bull, kini mengambil tantangan baru sebagai kepala tim Sauber yang akan berganti nama menjadi Audi F1.

Wheatley memulai kariernya di motorsport sebagai mekanik di Benetton/Renault, namun hampir dua dekade di Red Bull membantunya mengasah keterampilan sebagai manajer.

Tugasnya kini akan semakin berat saat Sauber bertransisi menjadi tim F1 penuh yang didukung oleh Audi, dengan harapan membawa tim ini ke level yang lebih tinggi.

Seperti halnya James Vowles yang berpindah dari Mercedes ke Williams, Wheatley juga ingin memimpin tim dengan caranya sendiri setelah menghabiskan banyak waktu di bawah bayang-bayang Christian Horner.

Pada 1 April lalu, Wheatley mulai menjalani peran barunya di Sauber, tiga bulan lebih awal dari jadwal yang direncanakan setelah Red Bull menyetujui pembebasannya lebih cepat dari kontraknya.

Di Sauber, Wheatley menggantikan posisi Alessandro Alunni Bravi, yang sebelumnya menjabat sebagai perwakilan tim, dan akan bekerja bersama COO dan CTO Mattia Binotto.

Setelah mengunjungi markas tim di Swiss, Wheatley menghadiri Grand Prix Bahrain untuk memahami sisi operasional tim Sauber.

Wheatley merasa “tersemangati” setelah bergabung dengan Sauber dan merasa energi baru dalam transisi tim ini menuju proyek F1 Audi.

“Ini sangat menarik. Saya merasa tersemangati. Ada energi di perusahaan ini dalam transisi dari Sauber ke proyek F1 Audi,” ujar Wheatley.

“Beberapa orang di sini tahu bagaimana rasanya berada di tim kecil yang sedang berkembang. Orang-orang di sini melihat Anda langsung di mata. Ada energi yang saya rasakan. Rasanya ini waktu yang luar biasa untuk berada di sini.”

Setelah bekerja 19 tahun di Red Bull, Wheatley berkomitmen untuk memimpin tim Sauber/Audi dengan cara dan visi pribadinya, bersama Mattia Binotto.

“Saya orang yang senang bekerja dengan orang lain, dan itu yang membuat saya semangat. Membuat tim yang solid adalah hal yang paling saya nikmati,” katanya.

Wheatley menekankan pentingnya harmoni dalam tim, terutama dengan latar belakang budaya yang berbeda antara Sauber di Swiss dan Audi di Jerman.

Laman: 1 2