GELUMPAI.ID – Gelandang veteran Jordan Henderson dikabarkan berpeluang besar untuk kembali ke klub kampung halamannya, Sunderland, pada musim panas ini. Mantan kapten Liverpool itu meninggalkan Sunderland pada 2011 dan kini, setelah Black Cats memastikan promosi ke Premier League, mereka sangat tertarik untuk membawanya pulang ke Stadium of Light.
Henderson, yang kini berusia 34 tahun, saat ini bermain untuk Ajax namun menarik minat dari sejumlah klub. Pemain internasional Inggris, yang turut hadir dalam kemenangan play-off Sunderland di Wembley, juga diminati oleh Rangers dan dua tim Serie A. Gelandang ini masih dekat dengan Steven Gerrard, yang ingin menjadikan Henderson target utamanya jika ia kembali ditunjuk di Ibrox. Namun, kepindahan ke Wearside (Sunderland) disebut-sebut menjadi pilihan utama Henderson.
Meski demikian, Sunderland biasanya memiliki model transfer yang berfokus pada talenta muda. Namun, baik direktur olahraga Kristjaan Speakman maupun pelatih kepala Regis Le Bris melihat Henderson sebagai panutan yang ideal untuk menambahkan pengalaman pada skuad yang akan kembali ke Premier League untuk pertama kalinya sejak terdegradasi pada 2017.
Henderson masih memiliki 12 bulan tersisa di kontraknya bersama Ajax, namun ia tampaknya akan meninggalkan klub Eredivisie tersebut setelah kepergian pelatih kepala Francesco Farioli. Raksasa Belanda itu sendiri kehilangan keunggulan sembilan poin di puncak klasemen dan harus puas finis sebagai runner-up di belakang PSV Eindhoven.
Henderson hampir meninggalkan Ajax pada Januari lalu di tengah minat dari klub Ligue 1 Monaco. Kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan biaya transfer, dan sempat dilaporkan bahwa sang bintang menuntut agar manajemen Ajax membatalkan kontraknya agar ia bisa pindah dengan status bebas transfer, bahkan mengancam akan berhenti bermain. Situasi tersebut memicu konferensi pers yang tegang ketika seorang jurnalis menanyakan hal itu kepada Henderson setelah jendela transfer. Pemain tersebut membela dirinya dalam perdebatan sengit, di mana ia mengisyaratkan banyak pemberitaan tidak benar.
Henderson merupakan produk akademi Sunderland yang berhasil menembus tim utama sebagai remaja. Setelah dua kali dinobatkan sebagai pemain muda terbaik klub, ia mendapatkan kepindahan senilai £20 juta ke Anfield. Di sana, ia memenangkan Liga Champions dan Liga Primer serta menjadi kapten tim di bawah Jurgen Klopp, sebelum secara kontroversial pindah ke Liga Pro Saudi. Masa tinggal Henderson di Timur Tengah berlangsung singkat, karena ia mengakhiri kontraknya hanya dalam beberapa bulan dan menyelesaikan kepindahannya ke Ajax.
Di bawah asuhan Thomas Tuchel, Henderson telah kembali mendapatkan tempatnya di skuad Inggris dan mungkin kini tengah mengincar Piala Dunia musim panas mendatang.

