GELUMPAI.ID — Juara MotoGP Jorge Martin dikabarkan berencana meninggalkan Aprilia akhir 2025, mengacu pada klausul performa di kontraknya.
Klausul itu memungkinkan Martin keluar jika tidak jadi penantang gelar hingga GP Prancis.
Cedera membatasi Martin hanya tampil di satu balapan musim ini.
Kecelakaan di GP Qatar menyebabkan patah tulang dan cedera paru-paru.
Batas waktu GP Prancis telah lewat tanpa Martin memenuhi kriteria klausul.
Menurut CRASH, Aprilia mungkin mengambil langkah hukum untuk menghalangi kepergian Martin.
Martin mengusulkan perpanjangan batas klausul hingga GP San Marino.
Kembalinya diperkirakan tidak sebelum GP Jerman pada Juli.
Aprilia kesulitan, berada di posisi terakhir klasemen konstruktor.
Rookie Ai Ogura mencatat hasil terbaik, posisi kelima di Thailand.
Ketiadaan Martin menghambat pengembangan motor Aprilia 2025.
Rekan setim Marco Bezzecchi mengalami masalah stabilitas motor.
Kritik Martin pada motor kontroversial karena ia hanya membalap 13 putaran.
Aprilia terus mendukung Martin selama cedera.
Tim bahkan memperjuangkan perubahan aturan untuk tes pra-kembali.
Opsi Martin untuk 2026 terbatas.
Kursi pabrikan Honda milik Luca Marini jadi kemungkinan utama.
Tim independen Pramac dan VR46 Ducati punya kursi belum pasti.
Aprilia menghadapi dilema moral tim jika Martin bertahan dengan enggan.
Memaksa pembalap bertahan bisa merusak performa dan sponsor.

