GELUMPAI.ID – Jorge Sánchez kini menjadi salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Cruz Azul, mencapai 1,5 juta dolar per musim. Namun, perjalanan kariernya penuh liku dan penuh perjuangan.
Menurut laporan dari GOAL, Sánchez mengungkapkan masa kecilnya yang penuh keterbatasan. Ia sempat membantu keluarganya dengan memberi tumpangan naik kuda poni kepada anak-anak di lingkungan sekitar.
“Saya biasa mengajak anak-anak naik kuda poni,” kata Sánchez. “Semua uang yang saya dapatkan langsung saya berikan ke ibu supaya kami bisa makan. Saya tumbuh dengan sangat sederhana. Ada hari-hari ketika makan saja sulit.”
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari GOAL, Sánchez tumbuh tanpa sosok ayah dan mengambil berbagai pekerjaan kecil untuk membantu ibu dan adiknya. Gaji pertamanya sebagai pemain sepak bola profesional saat berusia 17 tahun di Santos Laguna hanya 1.500 peso atau sekitar 75 dolar.
“Dengan uang itu, saya membeli burger dan soda untuk ibu, adik, dan saya sendiri,” ujarnya. “Kami duduk bersama dan menangis sambil makan. Meski sedikit, kami menikmatinya.”
Seperti yang dilaporkan oleh GOAL, meskipun awal kariernya di Cruz Azul sempat naik turun, Sánchez tetap menjadi simbol ketekunan dan semangat pantang menyerah. Ia pernah bermain di Eropa bersama Ajax dan Porto, serta kini menjadi pemain reguler di timnas Meksiko.
Menurut laporan dari GOAL, setelah debut di Santos Laguna pada 2016, Sánchez melangkah ke Club América pada 2018. Penampilannya yang gemilang membawanya ke tim nasional Meksiko dan kemudian ke Eropa pada 2022. Di bawah pelatih Tata Martino, ia menjadi pemain reguler dan ikut berlaga di Piala Dunia Qatar.
Meski kini perannya sedikit berkurang di bawah pelatih Javier Aguirre dan tidak masuk skuad final Liga Negara, Sánchez tetap dianggap sebagai salah satu bek sayap terbaik Liga MX. Ia diperkirakan akan berjuang keras untuk masuk timnas di Piala Emas mendatang.
Vicente Sánchez dan Cruz Azul akan menghadapi Club León di perempat final Liga MX yang dijadwalkan mulai 7 atau 8 Mei. Setelah finis di posisi ketiga klasemen reguler, La Máquina akan menjamu leg kedua di kandang.

