Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Jose Mourinho Senang Inter Gagal Treble, “Treble Itu Milik Saya!”

Jose Mourinho Senang Inter Gagal Treble, “Treble Itu Milik Saya!”

Mantan pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, secara blak-blakan mengaku senang bahwa mantan tim asuhannya, Inter Milan, tidak akan bisa menyamai pencapaian treble winner miliknya musim ini. (cr/x.com)

GELUMPAI.ID – Mantan pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, secara blak-blakan mengaku senang bahwa mantan tim asuhannya, Inter Milan, tidak akan bisa menyamai pencapaian treble winner miliknya musim ini. Pelatih berjuluk The Special One itu bahkan menegaskan, “Treble itu milik saya!”

Mourinho, yang kini menukangi Fenerbahce, telah dua kali meraih trofi Liga Champions, termasuk saat membawa Inter Milan meraih treble pada tahun 2010. Kala itu, Nerazzurri menundukkan Bayern Munchen di Bernabeu untuk melengkapi treble yang belum pernah terjadi sebelumnya dan tetap menjadi satu-satunya tim Italia dalam sejarah yang mencapai prestasi tersebut.

Mourinho berkelakar bahwa ia bahagia rekor tersebut tetap utuh setelah Inter tersingkir di semifinal Coppa Italia oleh AC Milan, dan juga gagal meraih gelar Serie A setelah Napoli menyalip mereka di hari terakhir musim.

Meski demikian, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, masih memiliki peluang besar untuk memenangkan trofi terbesar Eropa akhir pekan ini. Inter telah mengalahkan tim-tim besar seperti Barcelona dan Bayern Munchen sebelum menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions yang akan berlangsung di Allianz Arena, Jerman, Sabtu (waktu setempat).

Klub Serie A itu mencapai final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga musim terakhir, setelah dua tahun lalu dikalahkan Manchester City. Mourinho kini menyatakan dukungannya agar Inter bisa meraih trofi kali ini.

“Saya akan sangat nakal, tapi sangat jujur. Saya khawatir mereka bisa memenangkan treble karena saya tidak ingin mereka memenangkan trebletreble itu milik saya!” kata Mourinho kepada Sky Sports.

“Tapi sekarang mereka telah kehilangan liga dan Piala Italia, saya sangat ingin mereka memenangkan Liga Champions,” lanjutnya.

Mourinho menambahkan bahwa ia juga akan senang jika pelatih PSG, Luis Enrique, berhasil membawa timnya juara. “Tentu saja Luis Enrique melakukan pekerjaan yang luar biasa di Paris. Dia telah mengubah tim, mereka kehilangan pemain nomor satu mereka (Kylian Mbappe), tetapi mereka membangun kembali dengan cara yang fantastis, jadi jika Luis menang, saya juga senang untuknya,” tuturnya.

PSG sendiri tengah mengincar trofi Liga Champions pertama mereka. Satu-satunya penampilan final mereka sebelumnya terjadi pada tahun 2020, saat mereka dikalahkan Bayern Munchen di Lisbon. Tim asal Paris itu diunggulkan tipis untuk mengangkat trofi.

Inzaghi telah menikmati periode yang mengesankan bersama Inter, memenangkan liga dan dua Coppa Italia, dan percaya timnya sepenuhnya layak berada di final. “Kami telah menjalani beberapa tahun yang hebat dan dua final Liga Champions adalah buah dari kerja keras kami, penghargaan atas kerja keras dan pengorbanan yang telah dilakukan semua orang. Kami semua berbagi pencapaian ini – para pemain, klub secara keseluruhan, dan tentu saja, para penggemar kami yang luar biasa,” kata Inzaghi kepada UEFA.

Pelatih Inter itu juga percaya bahwa mereka pantas mendapatkan perpanjangan waktu ketika dikalahkan tipis oleh City dua tahun lalu, dan pengalaman itu membuat mereka lebih baik. “Pengalaman itu penting – penampilan kami dalam pertandingan tingkat tinggi seperti itu membantu kami belajar banyak tentang kemampuan kami,” tutup Inzaghi.