GELUMPAI.ID – Manajemen Tottenham Hotspur dikabarkan telah mengambil keputusan untuk mengakhiri kontrak dengan pelatih kepala mereka, Ange Postecoglou, pada akhir musim ini. Keputusan ini mengejutkan mengingat Tottenham masih berpeluang meraih gelar juara Liga Europa.
Keterpurukan performa di Liga Premier Inggris menjadi alasan utama di balik rencana tersebut. Kekalahan terbaru dari Nottingham Forest dengan skor 1-2 semakin memperburuk catatan Spurs yang kini telah menelan 18 kekalahan, mendekati rekor terburuk klub.
Meskipun demikian, perjalanan Tottenham di Liga Europa cukup menjanjikan. Mereka berhasil melaju ke babak semifinal setelah mengalahkan Eintracht Frankfurt dan akan menghadapi Bodo/Glimt. Namun, sumber The Telegraph menyebutkan bahwa kemenangan di final Liga Europa pada bulan Mei mendatang tidak akan mengubah keputusan klub untuk berpisah dengan Postecoglou.
Sejumlah nama pelatih potensial telah dikaitkan dengan kursi panas di Tottenham Hotspur Stadium. Andoni Iraola, yang menunjukkan kinerja apik bersama Bournemouth, menjadi salah satu kandidat terkuat. Marco Silva, manajer Fulham, juga masuk dalam bursa calon pengganti.
Selain itu, mantan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino, dikabarkan berminat untuk kembali melatih mantan klubnya. Direktur Teknik Tottenham, Johan Lange, disebut-sebut memiliki ketertarikan pada gaya kepelatihan Thomas Frank dari Brentford.
Kabar mengenai potensi pemecatan Kepala Petugas Sepak Bola klub, Scott Munn, yang dikenal dekat dengan Postecoglou, semakin mengindikasikan adanya perpecahan di internal klub.
Menanggapi spekulasi mengenai masa depannya, Postecoglou sebelumnya mengaku tidak memiliki kepastian. “Apakah saya mampu melakukan pekerjaan ini atau tidak, itu penilaian Anda,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa hasil pertandingan tidak akan mengubah pandangannya terhadap kualitas dirinya sebagai seorang pelatih.

