News
Beranda » News » Jurnalis Gaza Tewas Beberapa Jam Setelah Kelahiran Putrinya

Jurnalis Gaza Tewas Beberapa Jam Setelah Kelahiran Putrinya

GELUMPAI.ID — Jumlah jurnalis yang tewas di Gaza kini mencapai 214 sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023. Jurnalis Yahya Subaih menjadi korban terbaru akibat serangan udara Israel ke sebuah restoran di lingkungan Al-Rimal, Gaza Barat.

Sumber pers di Gaza melaporkan Subaih tewas hanya beberapa jam setelah kelahiran putrinya. Ia bekerja untuk beberapa media lokal.

Kantor Media Pemerintah Gaza mengumumkan jumlah korban terbaru. Mereka mencatat Subaih sebagai salah satu jurnalis yang menjadi sasaran.

“Kami mengutuk keras penargetan, pembunuhan, dan pembantaian sistematis jurnalis Palestina oleh pendudukan Israel,” ujar Kantor Media Pemerintah Gaza. “Kami menyerukan Federasi Jurnalis Arab dan seluruh organisasi jurnalistik dunia untuk mengutuk kejahatan ini.”

Menurut laporan dari Middle East Monitor, kantor media menuding Israel, AS, serta negara-negara seperti Inggris, Jerman, dan Prancis bertanggung jawab penuh atas kejahatan brutal ini. Mereka menyebutnya sebagai bagian dari genosida.

Kantor media menyerukan komunitas internasional dan organisasi jurnalistik untuk mengutuk kejahatan Israel. Mereka meminta penuntutan di pengadilan internasional.

“Kami juga menyerukan tekanan serius untuk menghentikan genosida dan melindungi jurnalis di Gaza,” tambah pernyataan kantor media.

Pihak berwenang Gaza mendesak dunia untuk menghentikan pembunuhan jurnalis. Mereka menuntut keadilan bagi para pelaku kejahatan perang.