Entertainment
Beranda » Entertainment » K-Pop Mulai Kembali Aktif di Tiongkok Setelah Bertahun-Tahun Dibatasi

K-Pop Mulai Kembali Aktif di Tiongkok Setelah Bertahun-Tahun Dibatasi

GELUMPAI.ID — K-Pop menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di Tiongkok setelah bertahun-tahun pembatasan. Konser besar mulai kembali digelar, memicu optimisme di industri musik Korea.

Pembatasan budaya Korea, dikenal sebagai “hanhallyeong”, dimulai pada 2016. Ini dipicu ketegangan atas sistem pertahanan rudal THAAD AS di Korea Selatan.

K-Pop sempat kehilangan pasar terbesarnya di Tiongkok. Agensi hiburan beralih fokus ke AS dan Eropa.

Akhir-akhir ini, idola K-Pop kembali promosi langsung di Tiongkok. Ini menandakan kembalinya pasar yang lama hilang.

Mark dari NCT tampil di pop-up store di Guangzhou pada April 2025. Lebih dari 4.000 penggemar memadati mal setempat.

NCT WISH menggelar konferensi pers di Shanghai pada Maret. Sekitar 60 media lokal meliput acara tersebut.

Menurut laporan dari Korea Times, IVE dan TWICE juga mengadakan acara penggemar di Shanghai. Kim Jae-joong bertemu penggemar di Chongqing.

Gestur politik menunjukkan perbaikan hubungan. Tiongkok menawarkan bebas visa untuk warga Korea sejak November 2024.

Ekspor album K-Pop ke Tiongkok meningkat. Pada 2024, nilainya mencapai Rp958 miliar, melampaui Jepang dan AS.

Konser besar menjadi indikator utama pelonggaran pembatasan. Ini adalah sumber pendapatan terbesar industri K-Pop.

Boyband EPEX akan menggelar konser di Fuzhou pada 31 Mei 2025. Ini konser K-Pop idola pertama di Tiongkok dalam sembilan tahun.

“Ada harapan dengan tanda-tanda pelonggaran hanhallyeong,” kata seorang pejabat industri musik!

Dream Concert akan digelar di Sanya, Hainan, pada September. Ini menambah sinyal positif bagi K-Pop.

Namun, pasar Tiongkok masih tidak stabil. Perubahan kebijakan bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Pasar Tiongkok berisiko tinggi karena kebijakan bisa berubah dalam semalam,” tulis kritikus Shim Jae-geol!

Ekonomi Tiongkok yang melemah juga menjadi tantangan. Daya beli konsumen belum tentu pulih seperti sebelumnya.