Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Kehilangan Gelar di Depan Mata, Lando Norris Kian Tertekan!

Kehilangan Gelar di Depan Mata, Lando Norris Kian Tertekan!

GELUMPAI.ID — Lando Norris memulai musim F1 2025 dengan kemenangan cemerlang di Australia. Ia tampil dominan, mengambil pole position dan menyelesaikan balapan di posisi pertama.

Namun, kejayaan itu cepat memudar. Empat balapan berselang, Norris tergeser dari puncak klasemen dunia dan mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan mental.

Dilansir dari CRASH, performa Norris menurun drastis, sementara rekan setimnya di McLaren, Oscar Piastri, justru tampil konsisten dan kini memimpin kejuaraan.

Di China, Norris nyaris merebut pole position sprint, tapi kesalahan kecil membuatnya start dari posisi keenam. Ia hanya mampu finis di posisi delapan dan mengantongi satu poin, tertinggal dari Piastri yang finis kedua.

Masalah teknis pun terus menghantuinya. Dalam GP China, Norris mengalami gangguan rem di lap-lap akhir. Ia menyebut rem terasa “panjang” dan beruntung bisa finis tanpa insiden.

Meski berhasil mempertahankan posisi kedua di belakang Piastri, Norris kehilangan 13 poin penting dalam akhir pekan yang menentukan.

Di Bahrain, Norris kembali tampil inkonsisten. Setelah kualifikasi buruk, ia sempat menyodok ke posisi tiga saat balapan dimulai. Tapi kesalahan kecil saat start membuatnya dikenai penalti lima detik.

Ia tetap finis ketiga, namun kehilangan peluang emas untuk mengejar Piastri.

Mengutip laman CRASH, Norris sempat memperbaiki performa di Jepang, tapi kesalahan kembali terulang di Jeddah. Ia menabrak pembatas saat kualifikasi dan harus start dari posisi ke-10.

Piastri nyaris merebut pole dari Verstappen, sementara Norris harus berjuang keras dari belakang grid.

Norris berhasil naik ke posisi empat dengan strategi ban yang berbeda, tapi tertahan lama di belakang Lewis Hamilton. Ia menghabiskan tiga lap berharga sebelum bisa menyalip, kehilangan waktu yang krusial.

Di akhir balapan, ia nyaris menyalip Charles Leclerc, namun kondisi bannya sudah tidak optimal. Ia finis hanya satu detik di belakang, kehilangan lagi poin penting.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari CRASH, ini adalah momen-momen krusial yang membuat Norris kehilangan kepemimpinan di klasemen.

Laman: 1 2