News

Kekerasan Warga dan Tembok Pemisah Ancam Warga Sinjil

“Tembok ini bagian dari rencana pemukiman Israel untuk mengisolasi Sinjil dari wilayah Palestina lainnya,” tegas Tawafsha.

Warga khawatir lahan mereka akan hilang permanen, seperti yang terjadi di wilayah lain akibat tembok pemisah.

Mohammed Ghafri menyebut pemukim menggunakan strategi “koboi” dengan melepas ternak untuk menghancurkan tanaman warga.

“Kami tak bisa mengakses lahan kami selama berbulan-bulan,” ungkapnya.

Sejak Oktober 2023, pemukim mendirikan 60 pos baru di Tepi Barat, menurut Komisi Perlawanan Tembok dan Pemukiman Palestina.

Sebanyak 29 komunitas Palestina, termasuk 311 keluarga, terpaksa mengungsi akibat kekerasan ini.

Laman: 1 2