Lifestyle
Beranda » Lifestyle » Kekurangan dan Kelebihan Investasi Emas Digital

Kekurangan dan Kelebihan Investasi Emas Digital

GELUMPAI.ID – Perkembangan teknologi mengubah cara kita berinvestasi, termasuk dalam hal penyimpanan emas. Dalam satu dekade terakhir, investasi emas berkembang pesat. Banyak yang merasakan keuntungan, termasuk penulis yang menjual emas fisik saat pandemi. Bayangkan, beli 1 gram emas di tahun 2015 seharga Rp 500 ribu, dan dijual di tahun yang sama seharga Rp 1 juta. Keren, kan?

Emas Digital: Solusi Praktis
Sekarang, investasi emas jadi lebih mudah dengan emas digital. Apa itu? Emas digital mirip dengan emas fisik, tapi semua transaksi—beli, simpan, dan jual—dilakukan secara online tanpa perlu menyimpan emas fisik.

Manfaat Emas Digital:

  • Update Harga Real-Time: Transaksi online memberikan informasi harga yang selalu up to date.
  • Fleksibilitas: Beli dan jual kapan saja, di mana saja, bahkan dengan nominal kecil seperti 0,1 gram.
  • Tanpa Repot: Gak perlu pusing cari tempat penyimpanan yang aman, dan bisa ditukar dengan emas fisik.

Kelemahan Emas Digital
Tapi, jangan lupakan kelemahan dari emas digital ini:

  1. Saldo Minimum: Setiap platform punya kebijakan saldo minimum yang harus diperhatikan.
  2. Biaya Tambahan Saat Penukaran: Penukaran emas digital ke fisik bisa dikenakan biaya tambahan.
  3. Risiko Investasi Bodong: Investasi online berisiko, jadi penting untuk teliti memilih platform.
  4. Potensi Pembobolan: Teknologi canggih tetap rentan terhadap hacker, bahkan platform resmi pun tidak 100% aman.
  5. Pemahaman Terbatas: Tidak semua orang nyaman dengan teknologi digital, dan beberapa golongan lebih memilih emas fisik karena alasan agama atau kenyamanan.

Setiap investasi pasti punya kelebihan dan kekurangan, termasuk emas digital. Penting untuk memahami risiko dan manfaatnya sebelum terjun. Gimana, ada yang mau ditambahkan?