Entertainment
Beranda » Entertainment » Keluarga Kim Sae Ron Laporkan Kim Soo Hyun atas Dugaan Kekerasan Anak dan Sumpah Palsu

Keluarga Kim Sae Ron Laporkan Kim Soo Hyun atas Dugaan Kekerasan Anak dan Sumpah Palsu

GELUMPAI.ID — Aktor Kim Soo Hyun kembali menjadi sorotan setelah keluarga mendiang Kim Sae Ron resmi melayangkan laporan pidana terhadapnya.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Kesejahteraan Anak dan dugaan sumpah palsu.

Pada Selasa (7/5), pengacara keluarga Kim Sae Ron, Boo Ji Seok dari firma hukum BUYOU, menggelar konferensi pers resmi.

Ia mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengajukan tuntutan pidana terhadap Kim Soo Hyun. Tuduhannya mencakup kekerasan seksual serta upaya menyesatkan hukum lewat kesaksian palsu.

Keluarga Kim Sae Ron mengklaim bahwa Kim Soo Hyun melakukan pelecehan seksual saat aktris itu masih duduk di bangku SMP.

Insiden itu diduga terjadi saat libur musim dingin, ketika Kim Sae Ron masih berusia di bawah umur.

“Kim Soo Hyun berpacaran dengan Kim Sae Ron yang masih di bawah umur dan memaksanya melakukan tindakan tidak pantas secara seksual,” kata Boo Ji Seok dalam pernyataan resminya.

Tak hanya itu, keluarga juga menyatakan Kim Soo Hyun pernah mencoba melaporkan keluarga mendiang secara hukum atas tuduhan palsu.

Atas dasar itulah mereka juga melayangkan tuduhan perihal sumpah palsu dalam laporan pidana tersebut.

Mengutip laman AllKpop, seorang pelapor anonim yang sempat menolak menjual bukti penting kasus ini juga mengalami kekerasan fisik.

Pelaku penyerangan bahkan menggunakan senjata. Hal ini mendorong keluarga Kim Sae Ron meminta perlindungan dari pihak kepolisian.

Tak hanya untuk mereka sendiri, permintaan perlindungan juga diajukan untuk Kim Se Ui, operator YouTube Garo Sero Institute, yang sejak awal menyuarakan kasus ini.

Pihak keluarga menduga tekanan dan intimidasi terhadap saksi dilakukan agar bukti tak terungkap ke publik.

Sampai saat ini, Kim Soo Hyun belum memberikan tanggapan resmi atas tuduhan tersebut.

Namun, publik Korea Selatan mulai ramai membahas dan mengecam kasus ini di media sosial.

Perkembangan kasus ini diperkirakan akan terus bergulir dan menyita perhatian karena melibatkan nama besar industri hiburan.