GELUMPAI.ID — Kemenangan mengejutkan Johann Zarco di MotoGP Prancis 2025 memperkuat posisinya untuk kursi tim pabrikan Honda 2026. Kemenangan di Le Mans jadi kemenangan keduanya di MotoGP.
Zarco menguasai kondisi basah-kering, menjadi pebalap Prancis pertama yang menang di kandang sejak 1954. Kemenangan ini adalah kemenangan pertama Honda di MotoGP sejak 2023.
Zarco, pebalap Honda teratas di klasemen, berada di posisi keenam. Ia mengungguli pebalap pabrikan Luca Marini, yang kontraknya habis tahun ini.
“Saya sangat senang meraih kemenangan kedua di MotoGP. Tapi jelas, menang di sini jauh lebih spesial,” ujar Zarco.
Kemenangan sebelumnya diraih bersama Pramac Ducati. Hasil Le Mans ini menorehkan sejarah baru bagi MotoGP Prancis.
“Ada juga Honda. Rins datang dan bilang, ‘Kau telah mencuri kemenangan terakhir Honda dariku!’” tambahnya.
Menurut laporan dari CRASH, kemenangan Zarco memanaskan negosiasi untuk tim pabrikan. Hubungannya yang kuat dengan Honda memperkuat posisinya.
“Mungkin! Diskusi dengan Honda sudah sangat baik bahkan sebelum kemenangan ini,” kata Zarco soal peluang ke tim pabrikan.
Zarco menegaskan komitmennya pada Honda. Ia menunggu kepastian apakah akan bergabung dengan tim pabrikan atau tetap di LCR.
“Karena kerja yang saya lakukan dan rasa nyaman dengan tim serta cara kami bekerja, kami sangat senang,” jelasnya.
Bos LCR, Lucio Cecchinello, mendukung ambisi Zarco. Dukungan penuh Honda tetap ada, bahkan untuk tim satelit.
“Saya tahu saya akan bertahan dengan Honda, kami hanya perlu memutuskan… Saya menunggu apa yang benar-benar diinginkan Honda,” ungkap Zarco.
Marini tertinggal di posisi 13, sementara Joan Mir dan rookie Somkiat Chantra kesulitan di belakang. Hasil Zarco menonjolkan nilai dirinya bagi Honda.
“Tapi diskusinya sangat positif. Sekarang tinggal soal waktu untuk tahu ke mana arahnya,” tutupnya.
Kemenangan terakhir tim pabrikan Honda diraih Marc Marquez di Misano 2021. Penampilan gemilang Zarco di Le Mans bisa mengubah masa depan tim.

