News
Beranda » News » Kim Moon-soo Ancam Gugat Partai atas Dugaan Penggantian Kandidat Presiden Korsel

Kim Moon-soo Ancam Gugat Partai atas Dugaan Penggantian Kandidat Presiden Korsel

GELUMPAI.ID — Kandidat presiden sayap kanan Korea Selatan, Kim Moon-soo, menuduh partainya berupaya menggulingkannya. Ia mengancam akan mengambil langkah hukum menjelang pemilu mendadak pada 3 Juni 2025.

Kim menyatakan partai People Power Party (PPP) berusaha menggantikannya dengan mantan Perdana Menteri Han Duck-soo. Padahal, ia telah dipilih sebagai kandidat resmi melalui pemilihan pendahuluan.

“Proses penyatuan paksa yang sedang berlangsung adalah penggantian kandidat secara paksa dan upaya menjatuhkan saya… ini bisa memicu sengketa hukum. Hentikan segera,” tegas Kim!

PPP meminta Kim dan Han bernegosiasi untuk menentukan kandidat tunggal. Han, yang bukan anggota PPP, pernah menjabat sebagai perdana menteri di bawah Presiden Yoon Suk Yeol.

Menurut laporan dari Reuters, penyatuan kandidat konservatif dianggap krusial. Ini untuk melawan kandidat terdepan Partai Demokrat, Lee Jae-myung.

Survei National Barometer menunjukkan Lee unggul dengan 44% melawan Han (34%). Sementara, Lee memimpin 43% melawan Kim yang hanya mendapat 29%.

Dukungan internal PPP lebih condong ke Han dengan 53%. Kim hanya didukung 32% anggota partai.

Pendukung Kim mengajukan gugatan untuk menghentikan konvensi partai akhir pekan ini. Konvensi itu akan menentukan kandidat resmi antara Kim dan Han.

Perseteruan ini melemahkan peluang kubu konservatif mempertahankan kursi presiden. Isu kebijakan tertutup oleh konflik internal.

“Kandidat Kim berusaha mempertahankan posisinya dengan cara yang menyedihkan,” kata pemimpin fraksi PPP, Kweon Seong-dong, merujuk hasil survei.

Kweon dan pimpinan senior PPP memulai aksi mogok makan sejak Rabu malam. Mereka menekan Kim untuk segera menyepakati penyatuan kandidat.

Kim menolak tekanan dan mengusulkan kampanye seminggu untuk kedua kandidat. Ia juga meminta survei publik untuk menentukan kandidat tunggal.

Batas pendaftaran kandidat presiden akan ditutup pada 11 Mei. Tekanan terhadap Kim terus meningkat untuk mencapai kesepakatan.