News

Klaim 20 Hektare Padahal Sepetak, Proyek Jagung Polda Banten di Pandeglang Tak Ada Kejelasan

Mukhtar menyampaikan, warga sekitar pada saat menjelang simbolis penanaman jagung itu diminta untuk membantu pembukaan lahan oleh A.

Mereka dijanjikan akan dibayar untuk membersihkan lahan seluas 20 hektare itu, nahasnya beberapa dari warga yang terlibat itu belum mendapatkan upah.

“Namun sampai sekarang kami tidak dibayar. Pak A juga sampai sekarang tidak tahu ada di mana, karena setelah simbolis penanaman itu sudah tidak pernah dateng lagi ke sini,” tandasnya.

Jauh dari Pengairan, Lahan Desa Mogana Disebut Kurang Cocok untuk Tanam Jagung

Salah satu warga yang turut berbincang pada hari itu, menceritakan sebelumnya lahan PT. Bibo tersebut memang menjadi lahan jagung.

Sebelum ditanami secara simbolis tanaman jagung oleh Polda Banten, lahan jagung tersebut dikelola oleh orang yang berasal dari Bandung.

“Dulunya ini memang lahan jagung, sudah berkali-kali panen juga. Saya lupa yang punya siapa, cuma dia orang Bandung,” katanya.

Tak lama kemudian, pemilik usaha jagung tersebut akhirnya memindahkan lokasi dari Desa Mogana, ke daerah Jonggol di Bogor.

Alasannya karena lahan tersebut jauh dari tempat pengairan, sehingga disebut kurang cocok untuk menanam jagung.

“Kan kalau di Bogor airnya banyak. Kalau di sini, kita harus ambil air dari bawah, jadi harus nambah mesin lagi untuk nyedot air dari bawah,” ujarnya.

Ia pun mengatakan, meski lahan tersebut cukup subur, apabila sulit dalam pengairan tanamannya, maka jagung tidak dapat tumbuh secara maksimal.

“Selain itu juga pemilik lahan sebelumnya bilang kalau beban operasionalnya terlalu tinggi. Soalnya mengoperasikan mesin sedot air aja minimal tiga, itu biayanya mahal,” ucapnya.

Polda Banten Pura-pura Panen Hasil Simbolis Tanam Jagung

Pada Kamis, 5 Juni 2025, Polda Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten melakukan panen raya jagung.

Panen raya dilakukan di dua lokasi antara lain Desa Cemplang-Kabupaten Serang dan Desa Pasir Awi-Kabupaten Pandeglang.

Kapolda Banten, Irjen Pol. Suyudi Ario Seto, bersama dengan Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan panen raya jagung di Desa Cemplang.

Laman: 1 2 3 4 5