GELUMPAI.ID – Implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dapat tercapai dengan baik apabila sinergisitas pemerintah pusat dan daerah juga berjalan dengan optimal. Hal ini yang digarisbawahi oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, dalam kunjungannya ke Kalimantan Timur (Kaltim).
Ia menyempatkan diri berdialog dengan seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim, guna memperkuat pemahaman kebijakan Kemendikdasmen dalam mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua yang menekankan pemerataan akses terhadap pendidikan berkualitas di seluruh pelosok negeri.
“Kehadiran saya di sini untuk menekankan pentingnya pendidikan yang berkualitas yang dapat diakses oleh setiap individu tanpa diskriminasi,” ujar Wamen Fajar di Aula Ki Hajar Dewantara, BPMP Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda, Jumat (21/2).
Diskusi yang dipandu oleh Kepala BPMP Provinsi Kalimantan, Jarwoko, dihadiri oleh seluruh jajaran UPT di BPMP, Balai Guru Penggerak (BGP), dan Kantor Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. Turut hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur, Kota Samarinda, Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Kalimantan Timur, pengawas sekolah dan kepala sekolah.
Pada kesempatan ini, Wamendikasmen menyampaikan pentingnya dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam mengimplementasikan pendidikan yang bermutu dan inklusif. “Apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, yang telah begitu konsen dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur,” tuturnya.
Ia menambahkan agar setiap warga negara, khususnya anak-anak mendapatkan hak atas layanan pendidikan yang berkualitas. “Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat harus memperkuat sinergitas,” imbuhnya.
Kepala BPMP Provinsi Kalimantan Timur, menyampaikan kesiapannya untuk bersama-sama menyiapkan layanan pendidikan yang bermutu dan pendidikan untuk semua tanpa ada diskriminasi di satuan pendidikan. “Bahwa karena kita semua di sini sama-sama punya kepentingan untuk mewujudkan satu layanan pendidikan yang bermutu di setiap satuan pendidikan maka mari kita terus memastikan (terciptanya) langkah-langkah strategis yang berdampak luas pada peningkatan mutu pendidikan,” tutup Jarwoko.

