Entertainment News
Beranda » News » Kolaborasi Virtual hingga Horor Sci-Fi, Key SHINee Comeback dengan HUNTER

Kolaborasi Virtual hingga Horor Sci-Fi, Key SHINee Comeback dengan HUNTER

GELUMPAI.ID – Key, salah satu member dari grup legendaris SHINee yang debut pada 2008, kembali membuktikan eksistensinya di industri musik dengan merilis album penuh ketiga bertajuk HUNTER pada 2025.

Fakta bahwa seorang idol generasi kedua masih aktif merilis album solo setelah 17 tahun berkarier sudah menjadi prestasi tersendiri, apalagi di pasar musik Korea yang didominasi idol group, di mana posisi solois pria kerap kurang menonjol.

Album HUNTER tidak hanya menjadi bukti bahwa Key terus mencari kesegaran artistik, tetapi juga menjadi model bagaimana seorang solois bisa meninggalkan jejak kuat di ekosistem K-pop.

‘Key Pop’: Identitas Musik yang Konsisten Berevolusi

Sejak awal karier solonya, Key dikenal dengan branding unik bernama Key Pop, istilah yang bukan sekadar sebutan dari fandom, tetapi identitas musikal yang dibangun secara konsisten.

Produser KENZIE, yang sebelumnya menggarap BAD LOVE, Gasoline, dan Good & Great, kembali memperluas karakter Key Pop lewat lagu utama HUNTER.

Ciri khasnya jelas, mempertahankan koreografi kompleks ala idol pria, menggabungkannya dengan sound pop yang trendi, lalu membungkusnya dengan warna vokal khas Key.

Dalam HUNTER, formula itu tetap berjalan. Lagu utama dibangun dari perpaduan bass yang megah, kick yang berat, dan riff gitar ritmis.

Sementara itu, Infatuation, reinterpretasi New Jack Swing 90-an—dan Perfect Error yang dibalut R&B pop menunjukkan keterbukaan genre yang menjadi kekuatan K-pop.

Konsep ‘Konsep Master’ dan Eksperimen Visual

Menjadi solois pria dari generasi kedua berarti menghadapi dilema, sulit melepaskan citra lama, namun juga menantang untuk sepenuhnya menyatu dengan tren generasi baru.

Key menjawab tantangan ini dengan menjadikan dirinya Concept Master, seniman yang selalu menghadirkan konsep berbeda di tiap rilis.

Untuk album ketiga ini, ia memilih konsep urban legend atau “kisah horor perkotaan”.

“Saya ingin HUNTER bisa dijelaskan hanya dengan satu foto,” ungkap Key.

Estetika visualnya mengingatkan pada poster film sci-fi thriller atau karakter dari gim horor.

Laman: 1 2