News
Beranda » News » Komandan Islamiyah Tewas Dibunuh Drone Israel di Lebanon

Komandan Islamiyah Tewas Dibunuh Drone Israel di Lebanon

GELUMPAI.ID — Seorang komandan senior sayap bersenjata al-Jamaa al-Islamiyah tewas dalam serangan drone Israel di Lebanon selatan. Korban diidentifikasi sebagai Hussein Atoui, seorang akademisi sekaligus pemimpin militer.

Atoui tewas saat mobilnya diserang di dekat kota Damour, 20 km selatan Beirut. Pertahanan Sipil Lebanon mengkonfirmasi serangan itu dan berhasil mengangkat jenazah dari reruntuhan kendaraan.

Dilansir dari Reuters, Atoui merupakan komandan pasukan al-Fajr, sayap militer al-Jamaa al-Islamiyah yang bersekutu dengan Hezbollah dan Hamas. Kelompok ini menyebut kematian Atoui sebagai “pembunuhan terencana”.

Dalam serangan terpisah, satu orang tewas di Distrik Tyre akibat serangan Israel lainnya. Ini memperparah ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel yang sudah memanas sejak gencatan senjata November lalu.

Mengutip laman AFP, al-Jamaa al-Islamiyah telah melakukan sejumlah serangan ke Israel selama setahun terakhir. Mereka terlibat dalam dua bulan perang terbuka sebelum gencatan senjata November.

Berdasarkan informasi yang dihimpun PBB, Israel telah menewaskan setidaknya 71 warga sipil Lebanon sejak gencatan senjata. Sementara Israel beralasan terus menyerang karena masih ada tembakan roket sporadis dari Lebanon.

Presiden Lebanon Joseph Aoun mengaku sedang berupaya melucuti Hezbollah dan kelompok bersenjata lainnya. Namun ia menegaskan proses ini adalah “isu yang sangat sensitif” dan tidak bisa dipaksakan.

Seperti yang dilaporkan oleh sumber keamanan Lebanon, pasukan keamanan telah menangkap beberapa tersangka terkait serangan roket ke Israel Maret lalu. Di antara mereka terdapat tiga anggota Hamas.

Sementara itu, Amerika Serikat terus mendesak Lebanon mempercepat proses pelucutan senjata Hezbollah. Presiden Aoun menargetkan proses ini selesai akhir 2025, meski banyak pihak meragukannya.