Lifestyle
Beranda » Lifestyle » Konsumsi Roti: Manfaat Besar dan Risiko Kecil

Konsumsi Roti: Manfaat Besar dan Risiko Kecil

GELUMPAI.ID – Roti, meski bukan makanan pokok utama di Indonesia, tetap menjadi pilihan sarapan atau camilan favorit bagi banyak orang. Dari kandungan nutrisi hingga potensi risikonya, roti menawarkan manfaat yang beragam, namun tetap perlu diperhatikan cara konsumsinya. Berikut ulasannya berdasarkan laporan Eating Well dan sumber lainnya.

Manfaat Roti Bagi Tubuh

Roti mengandung banyak nutrisi penting yang baik untuk tubuh. Inilah manfaat utama yang bisa didapatkan dari konsumsi roti:

1. Menambah Asupan Serat
Semua jenis roti memiliki serat, namun roti gandum utuh lebih unggul. Kristi Ruth, RD, LDN, seorang ahli gizi, menjelaskan bahwa roti gandum utuh mengandung serat lebih tinggi yang baik untuk pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama. Sepotong roti gandum utuh mengandung sekitar 2 gram serat, sementara roti multigrain dapat mengandung hingga 3 gram.

2. Sumber Nutrisi Penting
Roti juga kaya akan zat besi, vitamin B, protein, kalsium, mangan, dan zinc. Bagi ibu hamil, roti tawar menjadi sumber folat yang signifikan. Menurut Elana Natker dari Grain Foods Foundation, kekurangan folat dapat meningkatkan risiko kelainan tabung saraf pada janin hingga 30 persen.

Risiko Jika Dikonsumsi Berlebihan

Meski sehat, terlalu banyak makan roti juga dapat menimbulkan risiko tertentu, di antaranya:

1. Perut Begah
Konsumsi serat berlebihan dari roti dapat menyebabkan begah, terutama bagi yang sensitif terhadap serat. Pilihan seperti roti tawar biasa atau roti sourdough dengan kandungan serat lebih rendah bisa jadi solusi.

2. Lonjakan Gula Darah
Roti, terutama dengan serat rendah seperti roti tawar, memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat memicu lonjakan gula darah. Harvard T.H. Chan School of Public Health merekomendasikan untuk mengonsumsinya bersama protein rendah lemak agar gula darah tetap stabil.

3. Risiko Lesu
Tanpa tambahan protein, lemak sehat, atau serat tinggi, konsumsi roti dapat menyebabkan penurunan energi. Hal ini dapat membuat tubuh terasa lesu, terutama jika roti menjadi satu-satunya asupan energi.

Roti bisa menjadi pilihan makanan sehat jika dikonsumsi dengan bijak. Perhatikan jenis roti yang dikonsumsi dan kombinasikan dengan makanan lain agar manfaatnya optimal tanpa memunculkan risiko bagi kesehatan.

Laman: 1 2