GELUMPAI.ID – Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah, menyebut bahwa koperasi adalah sokoguru ekonomi yang mampu menopang pertumbuhan ekonomi baik di tingkat daerah maupun nasional.
Hal ini disampaikan usai memimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-78 Tingkat Provinsi Banten, pada Senin 28 Juli 2025, di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Curug, Kota Serang.
“Koperasi itu sokoguru ekonomi. Koperasi itu kalau bagus di Provinsi Banten, di kabupaten/kota, di desa dan kelurahan, maka pertumbuhan ekonominya akan tinggi buat Provinsi Banten,” uajrnya.
Menurut Dimyati, koperasi terus berkembang dari masa ke masa, dan prinsip-prinsip yang diusung koperasi bisa menjadi teladan dalam kehidupan masyarakat.
“Koperasi mengajarkan prinsip gotong royong dan kebersamaan, meningkatkan kesadaran ekonomi yang adil dan merata, mendorong kemandirian dan disiplin anggaran, memupuk sikap demokratis dan transparans, membangun karakter kerja keras dan loyalitas, serta mengajarkan kita mengurangi ketergantungan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dimyati juga menyoroti program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah diluncurkan Presiden Prabowo Subianto.
Ia berharap Banten bisa jadi model sukses program tersebut.
“Mudah-mudahan Provinsi Banten bisa menjadi model. Kami akan tugaskan petugas untuk mengawasi itu, terdiri dari para kepala OPD dan perangkatnya. Supaya jika terdapat masalah dapat cepat diinformasikan,” terangnya.
Dimyati optimistis, dengan pengawasan ketat dan dukungan dari seluruh perangkat, program koperasi desa ini bisa mendorong kemajuan ekonomi wilayah.
“Kalau sekarang diawasi secara ketat, semua perangkat memperhatikan itu. Dan ini tanda-tanda kemajuan dari desa,” tandasnya.
Upacara ini diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Banten.
Di sela kegiatan, dilakukan penyerahan akta notaris secara simbolis kepada 40 koperasi dari delapan kabupaten/kota.
Tak hanya itu, dirangkaikan juga dengan pemberian Satya Lencana Karya Satya untuk pengabdian 10, 20, dan 30 tahun.

