News
Beranda » News » Korea Selatan Pacu Pengawasan Satelit Hadapi Ancaman Korea Utara

Korea Selatan Pacu Pengawasan Satelit Hadapi Ancaman Korea Utara

GELUMPAI.ID — Korea Selatan sukses meluncurkan satelit pengintai militer keempatnya, memperkuat sistem peringatan dini terhadap ancaman Korea Utara. Peluncuran dilakukan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa AS di Florida, Selasa (22/5).

Dilansir dari Korea Times, satelit ini diluncurkan menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dan telah berhasil terhubung dengan stasiun darat. Alat ini dilengkapi radar SAR yang mampu menangkap gambar resolusi tinggi dalam segala cuaca.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Korea Times, satelit ini merupakan bagian dari Proyek 425 dengan anggaran 1,3 triliun won. Targetnya, lima satelit akan mengorbit pada akhir 2025 untuk memantau wilayah Korea Utara setiap dua jam.

“Kami akan menyelesaikan peluncuran kelima tahun ini. Ini langkah besar menuju kemandirian pertahanan berbasis ruang angkasa,” ujar Seok Jong-geun, Kepala Badan Pengadaan Pertahanan (DAPA).

Pencapaian ini kontras dengan kegagalan Korea Utara yang mengalami ledakan roket pada upaya peluncuran satelit terakhirnya, 29 Mei lalu. Analis menduga kemampuan teknis Pyongyang masih terbatas.

Mantan Menteri Pertahanan Shin Won-sik bahkan menyebut satelit pertama Korea Utara, Malligyong-1, “mengambang di ruang angkasa tanpa fungsi jelas”. Namun, kerja sama militer dengan Rusia dikhawatirkan bisa membantu pengembangan teknologi mereka.

Peluncuran satelit Korea Utara menggunakan teknologi rudal balistik telah memicu kecaman internasional. Sementara Korea Selatan terus memperkuat sistem pengawasan untuk mengantisipasi potensi provokasi dari negara tetangganya itu.