News
Beranda » News » Korea Wajibkan Aturan Kantong Plastik untuk Baterai di Bandara

Korea Wajibkan Aturan Kantong Plastik untuk Baterai di Bandara

GELUMPAI.ID — Penumpang pesawat di Korea kini wajib membungkus baterai mereka dengan kantong plastik. Aturan baru ini menuai protes dari para ahli yang menyebutnya tidak efektif.

Dilansir dari Korea Times, kebijakan ini diterapkan setelah insiden kebakaran baterai di pesawat Air Busan Januari lalu. Petugas bandara menyediakan kantong plastik gratis bagi yang lupa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Korea Times, Bandara Incheon menghabiskan 10.000 kantong plastik per hari.

“Memberikan kantong plastik sama sekali tidak berguna,” kritik Lee Yong-kang, profesor keamanan penerbangan di Hanseo University.

“Baterai modern sudah dirancang tertutup rapat. Risiko korsleting sangat kecil,” tegas Lee.

Seorang petugas bandara yang enggan disebutkan namanya mengaku kebanyakan penumpang langsung membuang kantong plastik setelah melewati pemeriksaan.

Para ahli merekomendasikan solusi lebih praktis seperti menyediakan wadah berisi pasir kering di pesawat. Mereka juga menyarankan pembatasan daya baterai yang dibawa penumpang.

Di Amerika dan Eropa, aturan serupa tidak mewajibkan penggunaan kantong plastik.

Penumpang cukup melindungi terminal baterai dengan isolasi atau membeli produk bersertifikat resmi.

Kebijakan kontroversial ini dinilai hanya membuang-buang anggaran. Bandara Gimpo sendiri mengeluarkan biaya 25 won per kantong dengan pemakaian 5.000 kantong per minggu.

Pemerintah Korea diminta mempertimbangkan kembali efektivitas aturan ini. Solusi berbasis teknologi dan standar keamanan yang lebih ketat dinilai lebih tepat untuk mencegah insiden serupa di masa depan.