GELUMPAI.ID — Jumlah penduduk Korea Selatan yang pindah domisili turun 2,6% pada Maret 2024. Data terbaru menunjukkan hanya 549.000 orang yang berpindah tempat tinggal bulan lalu.
Dilansir dari Korea Times, tingkat mobilitas penduduk turun menjadi 12,7% per 100 penduduk. Angka ini turun 0,3 poin persentase dibanding tahun sebelumnya.
Badan Statistik Korea menyebut penurunan ini dipengaruhi dua faktor utama. Pasar properti yang lesu dan populasi yang menua menjadi penyebab utama tren ini.
Mengutip laman Korea Times, Seoul justru mencatat arus masuk bersih 1.306 orang. Sementara kota pelabuhan Incheon di barat laut mencatat tambahan 3.605 penduduk baru.
Tren penurunan mobilitas ini konsisten terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, tingkat perpindahan penduduk sudah turun 3,1% dibanding tahun sebelumnya.
Pakar demografi memprediksi tren ini akan berlanjut. Populasi lansia yang cenderung menetap dan harga rumah yang stagnan menjadi faktor penahan mobilitas.
Data ini muncul di tengah kekhawatiran atas penurunan populasi Korea Selatan. Tahun lalu, negara ini mencatat tingkat kelahiran terendah sepanjang sejarah.
Pemerintah terus memantau perkembangan ini. Mobilitas penduduk yang rendah bisa berdampak pada distribusi tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi regional.

