News
Beranda » News » Kota Serang Genap 18 Tahun, Ini Catatan Perubahan dari Walikota

Kota Serang Genap 18 Tahun, Ini Catatan Perubahan dari Walikota

Walikota Serang Budi Rustandi

GELUMPAI.ID – Memasuki usia ke-18 tahun Kota Serang, Walikota Budi Rustandi ,menyampaikan sejumlah catatan penting sebagai bahan refleksi dan arah perubahan yang akan dijalankan selama masa kepemimpinannya.

Ia menegaskan bahwa perubahan adalah suatu keharusan yang akan ia jalankan dengan komitmen dan ketulusan.

Menurutnya, amanah yang saat ini diemban sebagai Walikota Serang menjadi kesempatan besar untuk merealisasikan mimpi-mimpinya dalam membangun kota.

“Ya tentunya kan perubahan Kota Serang, kalau menurut saya memang saya harus lakukan. Karena saya merasa ketika di era pemerintahan saya memang harus ada perubahan, karena saya kan pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan, menjabat sebagai Ketua DPRD,” kata Budi Rustandi.

Ia mengaku berstukur karena telah diamanahi sebagai kepala daerah, sehingga ia menekankan harus melaksanakan sesuai dengan hati yang tulus ingin membangun.

“Karena kan dari awal saya memang sudah punya mimpi. Oh Rau begini, Alun-Alun begini, Royal begini, dan seterusnya,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa perubahan tersebut membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan stakeholder. Terlebih, target besarnya adalah menciptakan iklim investasi yang lebih baik untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.

“Tentunya ini perlu dukungan dari seluruh masyarakat, termasuk stakeholder. Terutama dalam rangka bagaimana menciptakan ingin investasi di Kota Serang ini bisa lebih besar lagi. Karena penting kan kita sama-sama lihat angka pengangguran tinggi, termasuk lihat adik-adik kita tadi yang di sana bagaimana dia antusiasnya, berharap besar untuk bisa bekerja,” terangnya.

Tak hanya itu, Budi juga mengungkap rencana untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui optimalisasi sektor pajak dan potensi lainnya.

“Betul, kita akan ada upaya-upaya di mana bisa menaikkan PAD. Salah satunya adalah bagaimana saya ke depannya terkait potensi-potensi pajak yang belum dikerjakan,” tuturnya.

Ia membidik sektor pajak salah satunya adalah mengecek atau mengevaluasi kembali sejumlah potensi yang bisa digali untuk menghasilkan PAD Kota Serang.

Laman: 1 2