GELUMPAI.ID – Pendidikan politik tidak hanya menyasar kalangan partai politik, tetapi juga penting ditanamkan kepada organisasi perempuan lintas bidang.
Itulah yang mendorong Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Kota Serang untuk memberikan pembinaan politik kepada pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Serang.
Plt Ketua KPPI Kota Serang, Musyarrofah atau Ofa, menyebutkan bahwa GOW sebagai wadah organisasi perempuan di Kota Serang memiliki peran strategis dalam membumikan pemahaman politik di akar rumput.
Ia menegaskan, politik bukan hanya milik kader partai, tetapi juga lingkup organisasi sosial, ekonomi, maupun budaya yang banyak digerakkan perempuan.
“Harapan kami, mereka juga bisa memberikan atau menyebarkan informasi yang mereka dapatkan dari hasil pembinaan di KPPI kepada organisasi yang mereka bina. Karena kalau berpolitik itu lingkupnya luas, tidak hanya organisasi perempuan pro-politik saja, tapi organisasi yang kader-kader bidang sosial pun mampu ikut serta dalam pemahaman dan di bidang politik,” katanya.
Kegiatan pembinaan ini berlangsung di hari kedua dari rangkaian pelatihan KPPI Kota Serang, di mana berfokus pada pengurus organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW Kota Serang.
Kegiatan yang dilakukan bersama dengan Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) DP3AKB Kota Seraeng ini turut melibatkan organisasi perempuan lintas bidang, yang diharapkan pengetahuan politik bisa meresap ke berbagai lapisan, termasuk yang sebelumnya tidak aktif dalam konstelasi politik formal.
Lebih jauh, Ofa menyebutkan pentingnya regenerasi di tubuh organisasi perempuan agar pemahaman politik tidak berhenti pada generasi lama.
Harapan lainnya, generasi penerus di setiap organisasi mampu membawa perspektif baru dan menyebarkan informasi politik secara lebih luas kepada perempuan lain.
Dengan begitu, pendidikan politik dapat berjalan berkesinambungan dan tidak terputus pada satu kelompok saja.
“Selain itu, pembinaan ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian kuota keterwakilan perempuan di parlemen. Target minimal 15 persen hingga idealnya 30 persen diyakini bisa lebih mudah diraih jika tidak hanya kader partai yang bergerak, tetapi juga organisasi perempuan non-partai yang ikut memahami pentingnya politik,” tuturnya.
Menurut Ofa, tindak lanjut dari kegiatan ini adalah memperkuat kapasitas GOW dalam memberikan pembinaan kepada anggotanya.
Setiap organisasi yang tergabung di GOW diharapkan mampu menyebarkan materi pendidikan politik ke dalam lingkup organisasinya masing-masing.
Dengan cara ini, pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di forum pelatihan, melainkan benar-benar diterapkan dan disebarkan secara praktis.
Keterlibatan GOW dalam pendidikan politik dianggap sebagai langkah strategis untuk memperluas basis pemahaman politik perempuan di Kota Serang.
Dengan modal ini, KPPI Kota Serang berharap akan lahir lebih banyak perempuan yang sadar politik, berani bersuara, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui jalur politik maupun sosial.
“Kalau untuk GOW ini tentu harapan kami mereka dapat memberikan pembinaan kepada para kadernya di organisasi masing-masing. Harapannya ada generasi penerus di setiap partai, sehingga penyebaran informasinya bisa tersebar luas kepada perempuan lainnya,” tandasnya. (ADV)

