GELUMPAI.ID – Kaukus Politik Perempuan Indonesia (KPPI) Kota Serang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang menggelar pelatihan tata rias, pada Rabu, 18 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta dari berbagai organisasi mahasiswa di Kota Serang.
Plt Ketua KPPI Kota Serang, Musyarrofah, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada perempuan muda, khususnya mereka yang tergabung dalam organisasi mahasiswa.
Ia menekankan, pelatihan tata rias tidak hanya bermanfaat untuk kepentingan pribadi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi peserta.
“Selain kita latih, kita berikan juga ilmunya sebagai bekal. Siapa tahu ke depannya mereka ingin menggeluti dunia tata rias, bisa menjadi makeup artist dan sebagainya,” ungkap Musyarrofah, sebagaimana rilis yang diterima pada Kamis 10 September 2025.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi dari DP3AKB Kota Serang, KPPI Kota Serang, serta praktisi profesional dari Haura Makeup House.
Mereka mempelajari tata rias natural dan tata rias standar wisuda, termasuk teknik dasar perawatan kulit, pemilihan warna produk sesuai tone kulit, hingga step by step proses merias wajah.
Musyarrofah menambahkan, ke depan KPPI mendorong adanya tindak lanjut dari pelatihan ini melalui sinergi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu penting agar pelatihan tidak berhenti sebatas demonstrasi, melainkan bisa berlanjut ke praktik langsung.
“Harapannya, ada tindak lanjut dari dinas terkait. Misalnya bekerja sama dengan dinas sosial dan dinas pendidikan. Jadi setelah kegiatan ini, para peserta tidak dilepas begitu saja, tetapi bisa mengikuti pelatihan lanjutan yang lebih aplikatif,” ujarnya.
Menurutnya, keberlanjutan program akan sangat bergantung pada kerja sama antardinas serta dukungan anggaran.
“Kalau ke depan diagendakan praktik langsung, tentu butuh dukungan sponsor agar peserta mendapatkan produk, perlengkapan, dan alat makeup. Dengan begitu, pembelajaran bisa lebih optimal,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) DP3AKB Kota Serang, Enung Subarningsih, menjelaskan bahwa pelatihan tata rias dipilih karena memiliki prospek yang baik, khususnya di bidang ekonomi kreatif.
“Di bidang PUG ini memang ada program pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi, politik, dan sosial. Untuk kegiatan kali ini, kita fokus ke bidang ekonomi. Menurut kami, tata rias sangat prospektif untuk sekarang, apalagi hampir semua perempuan senang merias,” ujar Enung.
Ia menilai, meski pelatihan hanya berlangsung sehari, peserta diharapkan mampu menguasai keterampilan dasar yang bisa diaplikasikan minimal untuk diri sendiri.
“Biasanya perempuan muda bisa belajar mandiri, tapi ketika melihat demonstrasi langsung tentu rasanya berbeda. Itu yang ingin kami berikan pada kegiatan ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Enung menyebut kebutuhan makeup artist (MUA) di Kota Serang cukup tinggi, terutama pada momen wisuda, mulai dari tingkat TK hingga perguruan tinggi.
“Saya sendiri pernah mengalami sulitnya mencari MUA saat wisuda. Jadi kami melihat peluang ini bisa dikembangkan oleh peserta,” katanya.
Sebelumnya, DP3AKB Kota Serang juga telah menyelenggarakan pelatihan tata boga.
Dengan adanya pelatihan tata rias ini, pihaknya berharap semakin banyak perempuan muda yang berdaya, tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk mengembangkan usaha.
“Harapannya, setelah pelatihan ini para peserta bisa mengaplikasikan lebih jauh lagi. Minimal untuk diri sendiri dan teman-temannya, dan bila serius bisa membuka jasa tata rias secara profesional,” tandasnya. (ADV)

