Fadi Ahmed, yang kehilangan anaknya, mengatakan, “Dokter rumah sakit menemukan infeksi besar di paru-paru anak saya, yang menyebabkan kekurangan oksigen parah dalam darahnya.”
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 60.000 anak di Gaza dianggap kekurangan gizi, dan 400 pekerja bantuan serta 1.300 pekerja kesehatan telah tewas di wilayah tersebut sejak Oktober 2023.
Sumber: Al-Jazeera

