Bisnis & Ekonomi
Beranda » Bisnis & Ekonomi » Krom Bank Catat Pertumbuhan Positif, DPK Meroket 212 persen hingga Kuartal III/2025

Krom Bank Catat Pertumbuhan Positif, DPK Meroket 212 persen hingga Kuartal III/2025

GELUMPAI.ID – PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) terus menunjukkan performa positif sepanjang tahun 2025.

Dalam laporan keuangan terbarunya, bank digital yang tengah naik daun ini membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp126,08 miliar hingga September 2025.

Capaian tersebut naik 17,70% secara tahunan (year on year/YoY) dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan Rp107,12 miliar.

Pertumbuhan kinerja BBSI turut ditopang oleh lonjakan pendapatan bunga bersih yang naik signifikan 87,14 persen YoY, dari Rp677,94 miliar di kuartal III/2024 menjadi Rp1,26 triliun pada kuartal III/2025.

Peningkatan ini sejalan dengan pendapatan bunga yang tumbuh 109,43 persen YoY, yakni dari Rp744,08 miliar menjadi Rp1,55 triliun.

Namun, di sisi lain, beban bunga juga ikut meningkat 337,86 persen YoY menjadi Rp289,60 miliar, dari sebelumnya Rp66,14 miliar.

Adapun total beban operasional lainnya mencapai Rp1,10 triliun hingga akhir September 2025, naik 104,87 persen YoY dari Rp539,62 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Salah satu komponen beban operasional nonbunga yang melonjak tajam adalah beban promosi, yang membengkak hingga Rp40,51 miliar atau naik 314,17 persen YoY dari sebelumnya Rp9,78 miliar.

Selain itu, beban penurunan nilai aset (impairment) juga meningkat signifikan menjadi Rp902,49 miliar, tumbuh 117,49 persen YoY dari Rp414,96 miliar.

Sementara beban lainnya ikut naik 88,05 persen YoY menjadi Rp119,95 miliar.

Meski beban operasional meningkat, Krom Bank tetap mampu mencatatkan laba operasional sebesar Rp163,18 miliar hingga kuartal III/2025, naik 17,97 persen YoY dari Rp138,32 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, rugi non-operasional Krom Bank juga meningkat 57,38 persen YoY menjadi Rp1,53 miliar dari Rp976 juta.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh pesat 124,76 persen YoY menjadi Rp7,96 triliun dari Rp3,54 triliun pada kuartal III/2024.

Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) Krom Bank juga menunjukkan perbaikan, berada di level 2,64 persen, turun 6 basis poin dari 2,70 persen pada tahun sebelumnya.

Laman: 1 2