“Kami ingin menjadikan akademi ini ruang belajar, ruang bertumbuh, dan ruang diskusi yang sarat pembelajaran, namun tetap hangat dan menyenangkan, antara penulis muda dengan para penulis senior, mengubah ide menjadi praktik, dan memproses gairah berkarya menjadi tanggung jawab estetik,” ujarnya.
Pihaknya berharap, akademi tersebut akan melahirkan penulis-penulis masa depan yang bukan hanya berbakat, tetapi juga sadar akan kekuatan dan sumbangsih sastra dalam kehidupan pribadi, sosial dan bernegara.
Program Kusala Kampus ini turut disusun oleh para Kurator KSK yang terdiri dari Eka Kurniawan, Hasan Aspahani, dan Nezar Patria.
Dalam sambutannya mewakili para kurator, Hasan Aspahani menjelaskan bahwa inisiatif ini bermula dari keinginan untuk memperkuat jaringan literasi Indonesia.
Penguatan itu dilakukan dengan membentuk program literasi sastra yang berkolaborasi dengan komunitas budaya dan kampus-kampus di Indonesia.
Akademi Sastra Khatulistiwa sendiri merupakan program yang mempertemukan para penulis, penerbit, kritikus, pelajar, mahasiswa, dan pecinta sastra, untuk merayakan dan menghidupkan wacana kesusastraan Indonesia.
“Program ini diharapkan menjadi momen di mana kisah, refleksi, dan mimpi para penulis terbaik Indonesia dibagikan secara langsung kepada publik. Melalui panggung ini, kata-kata para pemenang anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa diharapkan dapat menjadi suara yang menggerakkan imajinasi dan optimisme akan masa depan sastra Indonesia,” kata Hasan.
Pada kesempatan ini, Direktur Program Kusala Sastra Khatulistiwa, Gema Mawardi, juga mengumumkan Panggilan Terbuka yang menandakan dilaksanakannya kembali Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2026.
“Melalui panggilan terbuka ini, rekan-rekan penulis dan penerbit kami persilakan untuk mengirimkan buku yang hendak diikutsertakan dalam Kusala Sastra Khatulistiwa kepada panitia penyelenggara,” ucap Gema Mawardi.
Adapun syarat dan ketentuan KSK 2026 adalah sebagai berikut:
Syarat dan Ketentuan
- Terbuka bagi penulis berkewarganegaraan Indonesia. Karya yang diajukan merupakan hasil karya penulis tunggal dan tidak melanggar hak cipta.
- Karya yang diajukan berupa buku cetak yang diterbitkan pertama kali pada tahun 2025.
- Karya ditulis dalam bahasa Indonesia.
- Tiga kategori karya:
- Kumpulan cerpen, dengan jumlah minimal dua cerpen.
- Novel, dengan panjang minimal 30.000 kata.
- Kumpulan puisi, yang terdiri dari minimal 40 puisi, atau 40 halaman, atau satu puisi panjang dengan total minimal 40 halaman.
- Penerbit atau penulis mengirimkan setidaknya dua eksemplar dari setiap judul karya yang diajukan. Pengiriman disertai dokumen pendukung berupa biodata penulis dan mencantumkan informasi kontak.
- Karya dikirimkan paling lambat tanggal 28 Februari 2026 (cap pos). Karya dikirimkan ke:
Kusala Sastra Khatulistiwa 2026 ED Cluster No. 2A Jalan Gunung Indah V Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten 15445
- Daftar Panjang dan Daftar Pendek karya terpilih diumumkan sebelum pengumuman pemenang.
- Pengumuman pemenang akan dilakukan pada acara Malam Anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa 2026.
Pertanyaan-pertanyaan mengenai hal ini dapat dikirimkan langsung kepada panitia melalui email info@kusala.id dan informasi lain dapat diakses melalui laman kusala.id dan kanal-kanal media sosial Kusala Sastra Khatulistiwa. (*)

