GELUMPAI.ID — Kualifikasi F1 untuk Grand Prix Saudi Arabia kali ini benar-benar penuh drama. Persaingan ketat untuk meraih posisi pole berakhir dengan margin waktu yang sangat tipis.
Max Verstappen
Max Verstappen tampil menakjubkan dengan dua lap terbaik. Meskipun membawa lebih banyak bahan bakar pada putaran pertama di Q3, Verstappen berhasil mengungguli Oscar Piastri dari McLaren dengan hanya selisih 0,001 detik. Piastri sempat merebut kembali posisi teratas, namun Verstappen kembali tampil luar biasa dan merebut pole dengan putaran terakhir yang sempurna.
Lando Norris
Lando Norris mengalami nasib buruk di malam ini. Pemimpin klasemen F1 tersebut kehilangan kendali atas mobil McLaren-nya saat melewati kerb di Tikungan 5 pada putaran pertama Q3. Ia menabrak pembatas dan langsung tereliminasi dari sesi kualifikasi. Norris mengutuk dirinya sebagai “bodoh” atas kecelakaan tersebut yang membuatnya harus memulai balapan dari posisi ke-10.
Charles Leclerc
Meskipun Ferrari masih tertinggal jauh dari para pemimpin, Charles Leclerc dapat merasa puas dengan hasil kualifikasinya. Leclerc berhasil membawa Ferrari-nya ke posisi keempat di Jeddah, hanya kalah dari Verstappen, Piastri, dan George Russell dari Mercedes. Namun, Leclerc merasa kecewa dengan jarak 0,376 detik dari posisi pole. Meski demikian, Leclerc tetap menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengoptimalkan mobilnya.
Lewis Hamilton
Masalah Hamilton terus berlanjut. Pembalap asal Inggris ini hanya mampu meraih posisi ketujuh, bahkan lebih dari satu detik di belakang Verstappen yang menempati posisi pole. Hamilton juga tertinggal lebih dari setengah detik dari Leclerc dan mengakui kesulitan dalam beradaptasi dengan set-up mobil Ferrari-nya. “Saya merasa tidak cocok dengan mobil ini,” ungkap Hamilton.
Carlos Sainz
Carlos Sainz kembali menunjukkan kualitasnya. Pembalap asal Spanyol ini meraih posisi keenam yang sangat solid, mengungguli Hamilton dan membawa Williams kembali ke posisi kualifikasi yang sangat baik. Ini menjadi hasil kedua berturut-turut yang mengesankan bagi Sainz setelah kekecewaan di Bahrain.

