GELUMPAI.ID – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto bersama Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Tanara, tepatnya di Kampung Sipanjang Etan, Desa Tenjo Ayu, dan Kampung Silaban, Desa Curukcuk, pada Sabtu, 11 Oktober 2025.
Rombongan Mendes PDT dan Bupati Serang tiba di Kampung Sipanjang Etan, Desa Tenjo Ayu sekitar pukul 14.15 WIB.
Mereka disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, beserta para Staf Ahli Bupati, Asisten Daerah (Asda), dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.
Turut hadir pula Camat Tanara, Farid Anwar Ibrahim, Kepala Desa Tenjo Ayu Suwandi, Ketua MUI Kecamatan Tanara KH. Muhit, Ketua PC NU Kabupaten Serang Gus Robi, serta ratusan masyarakat yang menyambut antusias.
Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Mendes PDT dan Bupati Serang turut menyerahkan 1.000 paket sembako untuk masyarakat di dua desa sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-499 Kabupaten Serang.
Secara simbolis, Bupati Serang Ratu Zakiyah juga menyerahkan bantuan dua unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang dibiayai melalui CSR Bank BJB Cabang Banten untuk warga Desa Tenjo Ayu dan Desa Curukcuk.
Mendes PDT Yandri Susanto menegaskan komitmennya untuk mengangkat seluruh potensi desa di Kecamatan Tanara sebagai bagian dari upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang.
“Saya hari ini kunjungan kerja di dua Desa Tenjo Ayu dan Curukcuk, saya langsung turun melihat situasi kekinian di dua desa ini tentu dengan berbagai potensinya,” ujarnya.
Ia mengaku telah berdialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat di dua desa tersebut.
“Termasuk di Desa Curukcuk juga bisa dikembangkan beberapa UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah nya),” katanya.
Yandri menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pengentasan pengangguran.
Ia mencontohkan berbagai program yang sedang dijalankan Kemendes PDT, mulai dari desa ekspor, desa wisata, hingga swasembada pangan.
“Swasembada energi dalam artian yang sangat luas itu, kita meyakini semuanya ada potensi itu di desa. Tinggal bagaimana kita meramu itu semua supaya bisa lebih bermanfaat, dan bisa mengurangi pengangguran dan pemerataan ekonomi,” jelasnya.

