GELUMPAI.ID – Seorang warganet perempuan membagikan pengalaman pahitnya dalam mencari kerja. Niat hati ingin melamar kerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) untuk penempatan di Pekan Raya Jakarta (PRJ), ia malah terkena pelecehan seksual.
Warganet X dengan username @Rochofella membagikan pengalamannya melalui utas. Pada utas tersebut, ia menyampaikan bahwa dirinya terkena pelecehan seksual pada saat melamar SPG untuk salah satu brand rokok elektrik, IQOS.
Kisahnya bermula pada saat dirinya melamar ke brand tersebut sebagai SPG. Tak lama setelah mengirimkan lamaran, ia mendapatkan pesan dari orang yang mengaku sebagai Human Resource (HR) dari brand tersebut.
Mulanya tak ada yang aneh dalam pesan itu. Ia ditanya mengenai kelengkapan berkas dan lain-lain oleh orang itu.
Namun, hal tak mengenakkan muncul pada saat oknum HR itu menyampaikan bahwa perlu dilakukan body checking dan review body.
Pengguna akun Rochofella mulanya bertanya apakah untuk sesi review body dan body checking harus offline, atau dapat dilakukan dengan melalui rekaman video.
Menurutnya, pertanyaan itu ia lontarkan lantaran beberapa kali ia melamar sebagai host live maupun talent, sesi itu dapat dilakukan melalui video perkenalan.
Oknum tersebut menyatakan bahwa sesi body checking dan review body dapat dilaksanakan secara online dengan mengirimkan video.
Warganet itu pun menanyakan persyaratan apa yang perlu dipenuhi, untuk sesi tersebut. Oknum yang mengaku HR IQOS itu pun menuturkan bahwa pakaian yang digunakan haruslah mengetat ke tubuh, dan terlihat lengan.
Sang oknum berdalih bahwa hal itu untuk memperlihatkan bentuk ideal tubuh dari pelamar, dan memastikan apakah ada tato ataupun tidak pada tubuh pelamar.
Namun akhirnya, pelamar diminta untuk tidak menggunakan pakaian luar sama sekali untuk sesi tersebut melalui rekaman video. Pelamar hanya boleh menggunakan pakaian dalam saja.
“Gue masih gak ada berburuk sangka. Kenapa? Karena temen gue pernah cerita. Dia ikut rekrutmen salah satu institusi dan ada body checkingnya buat liat apa ada tato atau nggak, karena gak boleh ada tato sama sekali. Jadi gue gak ada curiga sama sekali,” tulis pengguna akun @Rochofella.

