GELUMPAI.ID — Lando Norris mendapat kritik atas pendekatannya saat bersaing dengan Max Verstappen di Formula 1. Label “putus asa” disematkan kepadanya oleh mantan pembalap Juan Pablo Montoya.
Norris kehilangan empat posisi di lap pertama Grand Prix Miami. Ia terlempar dari lintasan saat mencoba menyalip Verstappen yang start dari pole position.
Pembalap Inggris itu sempat menyalip Verstappen dan finis di posisi kedua. Namun, ia kalah dari rekan setim McLaren, Oscar Piastri, yang meraih kemenangan ketiga beruntun.
Norris menuding Verstappen “merusak balapannya sendiri” dan balapan “tidak cerdas” di Miami. Ia menyebut gaya balap Verstappen terlalu agresif saat melawan duo McLaren.
Namun, Montoya justru menilai Norris yang salah. “Lando Norris menempatkan dirinya di posisi tidak perlu di awal balapan,” kata Montoya kepada Spin Genie.
“Ia mencoba melawan Verstappen dengan cara yang agak putus asa. Jika Norris lebih analitis dan terarah, akan lebih mudah baginya,” tambahnya.
Montoya menyarankan Norris mengubah strategi untuk mengejar gelar juara dunia. “Norris perlu mengubah pendekatannya,” ujar Montoya.
“Ia punya posisi bagus, mengungguli Piastri di kualifikasi dan lebih cepat. Satu keputusan buruk merusak balapannya,” lanjutnya.
Norris dinilai harus fokus pada kecepatannya sendiri, bukan hanya mengejar Verstappen. “Jika ia fokus pada dirinya sendiri, ia bisa mengalahkan Verstappen dan otomatis Piastri,” kata Montoya.
Montoya juga mengingatkan bahwa persaingan dengan Verstappen bisa merugikan Norris. “Semua orang suka melihat duel Norris dan Verstappen, tapi itu sama sekali tidak perlu untuk perjuangannya di kejuaraan,” tegasnya.
Piastri kini memimpin klasemen dengan selisih 16 poin dari Norris. Ia mengincar kemenangan keempat beruntun di Grand Prix Emilia Romagna akhir pekan ini.
Sementara itu, Norris belum kembali ke podium utama sejak kemenangan di balapan pembuka musim di Australia. Perubahan pendekatan menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalannya.

