Bola & Sports
Beranda » Bola & Sports » Lautaro Martinez Cetak Gol dan Bawa Inter Ke Final Liga Champions Meski Didera Cedera

Lautaro Martinez Cetak Gol dan Bawa Inter Ke Final Liga Champions Meski Didera Cedera

Sebuah penampilan penuh haru dan dedikasi dipersembahkan Lautaro Martinez untuk Inter Milan, warna kebanggaan, dan para penggemarnya. (cr/inter.it)

GELUMPAI.ID – Sebuah penampilan penuh haru dan dedikasi dipersembahkan Lautaro Martinez untuk Inter Milan, warna kebanggaan, dan para penggemarnya. Striker Argentina itu berjuang sekuat tenaga untuk tampil di laga semifinal Liga Champions melawan FC Barcelona, Kamis (7/5/2025) dini hari WIB, setelah mengalami cedera pekan lalu. Pertandingan ini adalah laga yang ia tekadkan untuk dimainkan, apapun risikonya.

Dan malam itu menjadi saksi keheroikannya. Inter Milan melaju ke final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir, dan salah satu gol penentu lahir dari kaki “El Toro” (julukan Lautaro). Golnya mungkin terlihat sederhana, sebuah sontekan mudah memanfaatkan umpan silang dari Denzel Dumfries. Namun, gol tersebut memecah kebuntuan dan membuatnya menyamai rekor gol terbanyak seorang pemain Inter dalam satu edisi Liga Champions. Lautaro kini telah mengoleksi sembilan gol di kompetisi Eropa musim ini, menyamai catatan legenda Inter lainnya, Hernán Crespo, yang mencetak jumlah gol yang sama pada musim 2002/03.

Usai pertandingan, Lautaro mengungkapkan perjuangan beratnya untuk bisa tampil. “Pada leg pertama, kami harus berjuang keras, dan itu adalah kerja tim yang luar biasa. Secara pribadi, di akhir pertandingan, saya merasakan sakit di kaki saya, dan saya menghabiskan dua hari menangis di rumah karena takut tidak bisa bermain di leg kedua,” ujarnya dengan nada emosional.

Sebelum laga berlangsung, pemain asal Argentina ini melakukan berbagai cara agar dapat kembali pulih dari cedera yang ia derita di Leg Pertama. Bahkan ia melakukan latihan ganda dengan rasa sakit yang masih terasa di kakinya.

“Saya menjalani sesi latihan ganda minggu ini, dan dengan perban ketat, saya turun ke lapangan malam ini. Anda harus terlibat dalam pertandingan seperti ini. Hari ini, saya berjanji kepada keluarga saya bahwa saya akan bermain. Bahkan ibu saya menelepon saya sepanjang pagi karena dia sangat khawatir. Saya tidak merasa baik, tetapi sekarang kami akan melakukan pemulihan khusus,” ujarnya.

Sebagai seorang kapten tim, tentu sudah menjadi tanggung jawab dirinya untuk dapat membawa skuad inter memenangkan Champions League.  “Selama tiga atau empat tahun terakhir, Inter telah meningkatkan standar, dan kami harus bangga akan hal itu. Stadion ini luar biasa, dan tim ini tidak pernah menyerah. Sejak hari pertama kompetisi ini dimulai, kami ingin memenangkannya. Sekarang, kami perlu memulihkan banyak energi dan menikmati final ini karena kami memiliki peluang besar untuk membuat sejarah bagi Klub ini,” pungkas Lautaro dengan penuh semangat.

Kisah Lautaro Martinez ini menjadi inspirasi bagi para pendukung Inter Milan. Semangat pantang menyerah dan dedikasinya untuk tim menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan Nerazzurri melaju ke final Liga Champions. Kini, harapan besar tertumpu padanya untuk membawa Inter meraih gelar juara di partai puncak nanti.

Laman: 1 2