Blokade Israel sejak 2 Maret telah memutus pasokan bantuan ke Gaza. Kelompok hak asasi menyebut ini sebagai “taktik kelaparan” yang dapat dianggap kejahatan perang.
Sean Carroll dari Anera menyebut krisis kemanusiaan Gaza telah mencapai titik kritis. “Kami hanya mengirim ribuan makanan dalam 66 hari, padahal sebelumnya hampir satu juta per minggu,” ujarnya.

