GELUMPAI.ID – Suasana Las Vegas mendadak mencekam setelah insiden ledakan Tesla Cybertruck di depan Trump International Hotel pada Rabu pagi. Berdasarkan laporan otoritas setempat, satu orang tewas dan tujuh lainnya mengalami luka-luka.
Ledakan ini terjadi di area pintu masuk hotel yang terletak di dekat persimpangan S. Sammy Davis Jr. Drive dan Fashion Drive. Kepolisian Las Vegas menyebut insiden ini sedang diselidiki sebagai kemungkinan tindakan terorisme. Dalam sebuah unggahan di media sosial, kepolisian menyatakan api berasal dari kendaraan yang terbakar di area tersebut.

Wakil Kepala Pemadam Kebakaran Clark County, Thomas Touchstone, menjelaskan tim mereka, bersama Kepolisian dan Pemadam Kebakaran Las Vegas, tiba di lokasi sekitar empat menit setelah menerima laporan kebakaran. Mereka segera memadamkan api sambil memberikan pertolongan kepada korban yang terluka. “Tujuh orang mengalami luka ringan, dan dua di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit,” kata Touchstone. Ia juga mengonfirmasi bahwa satu korban meninggal dunia berada di dalam Cybertruck tersebut.
Kepala Kepolisian Las Vegas Metropolitan, Kevin McMahill, menegaskan situasi di lokasi kini sudah aman. “Kami menerima laporan ledakan sekitar pukul 08.40 pagi,” ujarnya. McMahill juga menyinggung insiden terpisah di New Orleans, di mana seorang pria mengendarai truk dengan bendera ISIS menabrak kerumunan di Bourbon Street, menyebabkan 10 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
FBI melalui agen spesial sementara, Jeremy Schwartz, menyatakan bahwa meskipun penyelidikan masih berlangsung, satu orang telah dipastikan meninggal dunia. “Masih banyak hal yang belum terjawab saat ini,” katanya.
Putra Presiden Terpilih Trump, Eric Trump, turut memberikan pernyataan melalui media sosial, “Pagi ini, kebakaran kendaraan listrik dilaporkan terjadi di porte cochère Trump Las Vegas. Kami mengutamakan keselamatan tamu dan staf kami. Terima kasih kepada tim pemadam kebakaran dan kepolisian atas respons cepat dan profesionalismenya.”

