Entertainment
Beranda » Entertainment » Leeteuk Super Junior Tuai Kontroversi Usai Sebut Nama Tokoh Politik AS di SMTOWN LIVE 2025 Los Angeles

Leeteuk Super Junior Tuai Kontroversi Usai Sebut Nama Tokoh Politik AS di SMTOWN LIVE 2025 Los Angeles

GELUMPAI.ID – Gelaran megah SMTOWN LIVE 2025 yang berlangsung di Los Angeles akhir pekan lalu menyisakan sorotan tak terduga. Alih-alih membahas penampilan bintang-bintang SM Entertainment atau kolaborasi panggung yang memukau, perhatian publik justru tertuju pada komentar kontroversial dari Leeteuk, leader grup legendaris Super Junior.

Dalam sebuah cuplikan video yang dengan cepat menyebar di dunia maya, Leeteuk terlihat berinteraksi dengan penonton di tengah konser. Dengan gaya khasnya yang ceria dan jenaka, ia sempat menyanyikan lagu dari film The Lion King untuk menghibur para penggemar. Namun, apa yang terjadi setelah itu menjadi sumber kontroversi.

Di akhir segmen tersebut, Leeteuk tiba-tiba meneriakkan serangkaian pernyataan yang menyebut nama-nama publik figur Amerika Serikat yang cukup sensitif secara politik dan sosial. Ia terdengar berkata, “I love Trump! I love Elon Musk! I love In-N-Out!”

Ucapan tersebut langsung memicu gelombang kritik dari penggemar internasional, terutama karena konser berlangsung di wilayah Amerika Serikat yang memiliki dinamika politik yang kompleks. Nama Donald Trump, mantan Presiden AS yang dikenal dengan berbagai kebijakan kontroversial, dan Elon Musk, tokoh teknologi yang juga sering menuai perdebatan publik, dianggap sebagai pilihan yang tidak bijak untuk disampaikan secara terbuka dalam sebuah acara global.

Reaksi keras dari penggemar dan netizen pun bermunculan di berbagai platform media sosial, termasuk komunitas daring di Korea Selatan. Salah satu situs komunitas terbesar mencatat lebih dari 57.000 tampilan dan ribuan komentar dalam waktu singkat, menunjukkan betapa cepatnya isu ini menjadi perbincangan panas.

Berikut beberapa komentar netizen yang dikutip dari komunitas daring Korea yang dikutip dari KpopChart.net:

“Mengatakan itu di L.A.? Sungguh tidak sensitif terhadap situasi politik di sana.”

“Leeteuk meneriakkan nama Elon Musk? Dia bahkan bukan orang Amerika, dan rekam jejaknya tidak sepenuhnya positif.”

“Apakah dia tidak menyadari dampak dari ucapannya sebagai publik figur?”

“Sulit untuk percaya ia mengatakan itu dalam konser besar. Ini memalukan.”

“Bodoh bukan alasan. Ini soal tanggung jawab sebagai representasi negaranya di luar negeri.”

Kekecewaan publik ini bukan hanya berasal dari ketidaktepatan pernyataan Leeteuk, tetapi juga dari kekhawatiran bahwa insiden ini dapat memengaruhi citra Korea Selatan dan artis-artis K-pop secara lebih luas di mata komunitas global.

Hingga saat artikel ini ditulis, baik Leeteuk maupun agensinya, SM Entertainment, belum merilis pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Para penggemar kini menantikan klarifikasi atau tanggapan yang dapat meredam situasi yang kian memanas.