GELUMPAI.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengajak perempuan untuk berdaya dan berani melindungi diri dari berbagai bentuk kekerasan dan kejahatan.
Seruan itu disampaikan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Banten, Kompol Irene, dalam kegiatan beauty class dan diskusi bersama Women Political Leadership (WPL) dan LPLPPP Prima Banten di Kota Serang.
Dalam forum tersebut, Irene menegaskan pentingnya bagi perempuan untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri”.
Menurutnya, perempuan perlu membangun kesadaran dan kewaspadaan agar tidak menjadi korban kekerasan seksual, perdagangan orang, atau kejahatan lain seperti pencurian maupun penyalahgunaan narkoba.
“Artinya, kita harus bisa menjaga diri agar tidak menjadi korban, baik kekerasan seksual, perdagangan orang, maupun tindak kriminal lainnya seperti pencurian atau penyalahgunaan narkoba. Bahkan jangan sampai kita justru menjadi pelaku yang merugikan diri sendiri,” jelas Irene pada Rabu, 22 Oktober 2025.
Irene menambahkan, kesadaran akan keamanan dan ketertiban masyarakat harus dimulai dari lingkup keluarga.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital, agar masyarakat dapat menggunakan media sosial bukan hanya untuk mengikuti tren, tetapi juga memperluas wawasan tentang keamanan.
“Gunakan media sosial bukan hanya untuk mengikuti tren atau gaya hidup, tapi juga untuk menambah wawasan soal keamanan. Dengan begitu kita bisa menjaga diri, lalu melindungi keluarga dan orang-orang di sekitar,” terangnya.
Menurutnya, kegiatan seperti beauty class ini merupakan bentuk sinergi antara kepolisian dan lembaga masyarakat dalam memperkuat pencegahan tindak pidana perdagangan orang dan kekerasan seksual di Banten.
“Kegiatan ini sangat bagus, karena pesertanya tepat sasaran. Kami bisa menyampaikan edukasi sekaligus menerima banyak masukan dari masyarakat, terutama anak muda yang sangat antusias,” ujar Irene.
Ia menilai kegiatan beauty class juga berfungsi sebagai ruang dialog terbuka antara aparat dan masyarakat.
Melalui forum tersebut, polisi dapat memperoleh informasi baru serta masukan strategis untuk memperkuat langkah pencegahan di lapangan.

