“Melalui kegiatan ini kami bisa bertukar pikiran dan menemukan solusi-solusi strategis ke depan. Anak-anak muda banyak menyampaikan pertanyaan dan saran yang sangat berguna bagi kami,” tandasnya.
Sementara itu, Delegasi WPL, Siti Aisyah atau yang akrab disapa Aca, menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan agar perempuan dapat merebut kembali definisi kecantikan dari konstruksi sosial yang selama ini menempatkan mereka sebagai objek.
“Kalau kita lihat sekarang banyak iklan atau kampanye politik yang menampilkan perempuan hanya sebagai objek, entah alat politik atau simbol belaka. Melalui kegiatan ini, kita ingin mengenal kembali makna cantik itu seperti apa, dan bagaimana kita bisa merebut bentuk kecantikan itu untuk diri kita sendiri,” ujar Aca.
Selain berbagi pengetahuan tentang perawatan diri, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi soal isu perempuan, mulai dari kekerasan seksual hingga hak atas tubuh.
Aca menegaskan, upaya ini merupakan bagian dari gerakan perempuan untuk saling menguatkan dan melindungi.
“Kalau kita bicara perempuan bukan komoditas, itu artinya kita tidak boleh dikendalikan oleh siapapun. Tubuh kita adalah hak kita, bukan milik orang lain, entah itu pasangan, atasan, atau siapa pun. Kita yang punya kuasa atas diri sendiri,” tegasnya.
Aca menambahkan, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pembentukan Duta Prima, yaitu jaringan perempuan muda Banten yang berfokus pada isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Program tersebut lahir dari hasil riset yang menemukan dua penyebab utama tingginya angka anak putus sekolah di Banten, yakni infrastruktur dan kekerasan seksual.
“Dari data Simfoni PPA, kasus kekerasan seksual di Banten jumlahnya mencapai ratusan. Maka lewat Duta Prima, kami ingin perempuan muda punya ruang untuk belajar, berjejaring, sekaligus jadi pelindung bagi diri dan lingkungannya,” tandas Aca.
Ketua LPLPPP Prima, Faridhotul Jannah, juga menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang untuk melawan eksploitasi dan objektifikasi tubuh perempuan, yang masih kerap terjadi, termasuk dalam dunia periklanan.

