GELUMPAI.ID – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, memuji karakter dan mentalitas skuadnya setelah berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-1 atas Aston Villa dalam leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2024/2025, Rabu (9/4) malam waktu setempat.
Tertinggal lebih dulu lewat gol Morgan Rogers, PSG tak panik. Justru dari tekanan itulah, Les Parisiens bangkit dan mencetak tiga gol balasan melalui Désiré Doué, Khvicha Kvaratskhelia, dan Nuno Mendes, “Yang paling saya nikmati dari pertandingan ini adalah mentalitas tim,” ujar Luis Enrique seusai pertandingan.
“Kami memulai laga dengan baik, tapi saat mereka mencetak gol, itu menjadi ujian besar bagi kepercayaan diri kami. Namun tim merespons dengan luar biasa. Mereka menunjukkan kepribadian dan karakter.” tambahnya.
Meskipun menang dengan selisih dua gol, Enrique menekankan bahwa pekerjaan belum selesai. Ia tak ingin anak asuhnya terlena menjelang leg kedua di Villa Park, “Kami senang dengan hasil ini, tapi masih ada satu pertandingan lagi. Kami harus punya mentalitas yang sama jika ingin lolos ke semifinal.” tuturnya.
Selanjutnya, Pencetak gol ketiga PSG, Nuno Mendes, juga menyampaikan optimismenya atas kemenangan ini. Golnya tercipta melalui tembakan dari luar kotak penalti setelah melihat celah dari posisi kiper lawan, “Saya lihat kiper mereka agak maju, jadi saya coba sesuatu yang berbeda, dan berhasil,” kata bek kiri asal Portugal itu.
“Kemenangan ini memberi kami kepercayaan diri. Tapi kami tahu belum selesai. Di leg kedua, kami harus tampil sebaik ini atau bahkan lebih.” tutupnya.
Pertandingan ini menjadi ujian mental sekaligus panggung pembuktian bagi PSG. Bukan hanya karena tertinggal lebih dulu, tetapi juga karena tekanan untuk tampil konsisten di level tertinggi Eropa. Kepercayaan diri, respons cepat, dan keberanian menjadi kombinasi yang memuluskan langkah mereka di leg pertama ini.
PSG akan melakoni leg kedua di markas Aston Villa pekan depan. Meski mengantongi keunggulan agregat, tim Paris sadar, mereka belum boleh berpesta terlalu dini.

