News
Beranda » News » Mahasiswa KKN UNMA Bangun Literasi Digital dan Karakter Siswa SD di Kalanganyar

Mahasiswa KKN UNMA Bangun Literasi Digital dan Karakter Siswa SD di Kalanganyar

GELUMPAI.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) 2025 Kelompok 20 resmi menuntaskan pengabdian di bidang pendidikan di Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Menggandeng SDN 1, SDN 2, SDN 3, dan SDN 4 Kalanganyar, mereka menghadirkan program yang berfokus pada penguatan literasi digital serta pendampingan LKBB (Latihan Keterampilan Baris-Berbaris) dan Pramuka.

Kehadiran mahasiswa ini disambut hangat para guru dan berhasil mencuri antusiasme tinggi dari para siswa.

Dengan mengusung tema “Literasi Digital untuk Siswa Adaptif dan Tangguh di Era Teknologi”, Kelompok 20 merancang sesi belajar interaktif.

Materi yang diajarkan meliputi dasar-dasar literasi digital seperti mengenal perangkat, etika berinternet, hingga menjaga keamanan data pribadi.

Tak hanya itu, siswa juga dikenalkan pada keterampilan produktif, mulai dari penggunaan aplikasi presentasi sederhana, pengolah kata dasar, sampai cara menelusuri informasi yang benar.

Pendekatan yang dipakai pun dibuat ramah anak seperti ceramah singkat, demonstrasi langsung, permainan edukatif, hingga kerja kelompok kecil.

Mahasiswa juga mendampingi guru agar materi bisa diintegrasikan ke mata pelajaran tematik, Bahasa Indonesia, hingga IPS.

Dampaknya, siswa jadi lebih percaya diri menggunakan perangkat digital untuk tugas sekolah, sementara guru mendapat contoh RPP sederhana yang mengandung unsur literasi digital.

Ketua Kelompok 20, menjelaskan bahwa selain menguatkan literasi digital, mahasiswa KKN ini juga fokus membangun karakter dan kedisiplinan melalui pelatihan LKBB dan Pramuka.

Dalam LKBB, siswa dikenalkan pada formasi dasar, gerakan ditempat dan berpindah, serta latihan kekompakan dan komunikasi.

“Semua disesuaikan dengan jenjang sekolah dasar, dengan menekankan keselamatan, sportivitas, dan sikap saling menghargai,” ujarnya.

Sementara itu, pendampingan Pramuka diarahkan pada penguatan kemampuan dasar pramuka, termasuk pelatihan semaphore.

Latihan ini berdampak pada meningkatnya keteraturan barisan saat upacara, tumbuhnya rasa percaya diri, dan semangat kebersamaan antarsiswa lintas kelas.

Laman: 1 2