GELUMPAI.ID — Mantan Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Lee Sang-min kembali ke rumahnya pada Sabtu setelah menjalani interogasi polisi semalam terkait dugaan keterlibatannya dalam deklarasi darurat militer oleh Presiden Yoon Suk Yeol pada akhir tahun lalu.
Mantan menteri tersebut hadir di depan tim penyelidik khusus sekitar pukul 14:00 pada hari Jumat sebagai tersangka dalam penyelidikan yang sedang berlangsung. Lee dibebaskan sekitar 18 jam kemudian pada pukul 07:40 Sabtu pagi.
Lee diduga memerintahkan Badan Pemadam Kebakaran Nasional untuk memutus pasokan listrik dan air ke beberapa media yang mengkritik mantan presiden setelah deklarasi darurat militer Yoon pada 3 Desember.
Lee dilaporkan membantah tuduhan tersebut. Dia dilaporkan menghabiskan lebih dari tiga jam, mulai sekitar pukul 04:00, untuk meninjau dan merevisi catatan resmi pernyataannya.
Penyelidik sedang berusaha untuk menentukan apakah gangguan utilitas tersebut awalnya diperintahkan oleh Presiden Yoon, dan apakah Lee melaksanakan instruksi tersebut.
Penyelidikan yang sedang berlangsung mencakup kesaksian dari petugas pemadam kebakaran serta analisis forensik terhadap materi yang disita selama penggerebekan di rumah dan kantor Lee di Seoul dan Sejong pada Februari lalu, menurut sumber yang mengetahui penyelidikan tersebut.
Sumber: Korea Times

