GELUMPAI.ID — Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol dan istrinya, Kim Keon Hee, menjadi sorotan setelah data mengungkap penggunaan air yang luar biasa tinggi di kediaman resminya.
Dilansir dari Korea Times, pasangan ini menghabiskan 228,36 ton air dalam tujuh hari setelah Yoon dicopot dari jabatannya pada 4 April. Angka itu 75 kali lipat lebih banyak dari rata-rata rumah tangga dua orang di Seoul.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Korea Times, penggunaan air tertinggi terjadi pada 4 April (38,97 ton), 5 April (31,94 ton), dan 10 April (28,11 ton). Spekulasi pun bermunculan, termasuk dugaan adanya kolam renang di lokasi.
“Kabar yang beredar, ada kolam renang kecil di sana. Tapi jumlah air ini tetap tidak masuk akal kecuali air kolam diganti seluruhnya,” kata anggota parlemen dari Partai Demokrat, Youn Kun-young, dalam wawancara radio.
Namun, seorang pejabat anonim membantah klaim tersebut. “Penggunaan air masih dalam batas normal karena banyaknya personel keamanan dan perawatan yang bekerja 24 jam,” ujarnya.
Kebingungan semakin menjadi setelah Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan menolak memberikan rincian lebih lanjut. “Mereka bilang, data itu tidak bisa dibocorkan karena fasilitas masih dijaga ketat,” tambah Youn.
Sementara itu, warganet ramai mempertanyakan transparansi pemerintah. Apalagi, perbandingan dengan penggunaan air di Istana Cheong Wa Dae justru memperuncing kontroversi.

