GELUMPAI.ID – Marc Marquez mengakui bahwa kecelakaannya di Jerez terjadi karena “terlalu percaya diri.” Pebalap delapan kali juara dunia itu mengalami crash saat balapan MotoGP Spanyol pada lap ketiga.
Mengutip laman CRASH, Marquez yang sempat berada di posisi ketiga, mencoba menyalip di tikungan delapan. Namun, ia kehilangan kendali dan terjatuh.
Meski motor mengalami kerusakan, Marquez berhasil kembali ke lintasan dan finis di posisi ke-12. Ia juga mencatatkan putaran tercepat pada lap ke-18 dari 25 lap.
Setelah memimpin tes resmi di Jerez pada Senin, Marquez merenungkan kesalahannya. “Kemarin saya kecelakaan yang sebenarnya bisa saya hindari,” ujarnya.
“Saya masuk terlalu cepat dan sadar itu. Saya mencoba tetap di jalur karena di tikungan kiri saya merasa sangat nyaman.”
“Ini adalah kecelakaan pertama musim ini di tikungan kiri,” tambahnya.
Marquez melanjutkan, “Saya percaya diri dan berkata pada diri sendiri, ‘OK, saya akan tetap di jalur.’ Tapi itu tidak mungkin, terlalu percaya diri. Saya harus lebih hati-hati ke depan.”
Menurut laporan dari CRASH, jumlah kecelakaan Marquez di awal musim ini jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu, yakni tiga kali dalam lima seri, dibandingkan tujuh kali pada 2024.
Namun dua dari kecelakaan itu terjadi di momen terburuk, yaitu saat balapan Minggu di COTA dan Jerez.
Kecelakaan lainnya adalah highside saat latihan di lintasan basah COTA.
Marquez mengaku, “Ini sangat aneh karena tahun ini saya lebih jarang jatuh, tapi dua kali saat balapan Minggu.”
“Motor bekerja sangat baik, terutama tanpa sayap dan perangkat lain. Saya masih bisa mengendarai dengan baik.”
“Tapi jika saya ingin bertarung untuk gelar juara, saya harus belajar dari kesalahan ini.”
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari CRASH, Marquez yang sudah menang di delapan balapan yang ia selesaikan tanpa jatuh, kini berada di posisi kedua klasemen MotoGP 2025.
Ia tertinggal satu poin dari sang adik, Alex Marquez, yang menjadi pemenang GP Spanyol.
MotoGP Prancis di Le Mans akan berlangsung pada 9-11 Mei mendatang.

